Ini Ternyata 5 Manfaat Tomat untuk Kesehatan Tubuh

Ilustrasi/int

LIPO - Apakah Anda Penggemar Tomat? Jika demikian, Anda adalah salah satu orang yang beruntung karena buah ini memiliki kandungan nutrisi yang berlimpah. Selain itu, tomat adalah buah yang memiliki dampak positif pada kesehatan.

Tidak hanya makan yang lezat dan sehat, tomat memiliki banyak manfaat kesehatan untuk tubuh dan keindahan wajah. Buah merah atau hijau ini adalah tanaman yang berasal dari keluarga Solanaceae.

Tomat sering digunakan dalam berbagai persiapan, seperti pizaa, jus, dan saus tomat. Buah -buahan yang kaya akan kandungan nutrisi diyakini sebagai larutan kecantikan kulit, meningkatkan sirkulasi darah, meningkatkan keseimbangan cairan, untuk mencegah penuaan dini.

Tomat dengan nama Latin Solanum Lycopersium L adalah tanaman yang berasal dari benua Amerika. Tomat diklasifikasikan sebagai tanaman herbal musiman dengan ketinggian 2,5 meter.

Tomat sering ditanam di halaman, ladang, atau ditemukan liar di ketinggian 1-1.600 meter di atas permukaan laut. Tanaman tomat biasanya tumbuh tegak atau bersandar dengan tanaman lain. Selain itu, tanaman tomat memiliki banyak percabangan dan memiliki bau yang cukup kuat.

Tomat memiliki nama yang berbeda di setiap wilayah negara. Di Sumatra, tomat dikenal sebagai reteng, asam cung, dan kaluwat terong. Kemudian di daerah Jawa, tomat sering disebut sebagai Kemir, Ranti Bali, Ranti Gendel, Ranti Kenong, Leunca Komir, Rante, Rante Raja, dan Sabrang Terong.

Sementara di wilayah Sulawesi, tomat akrab disebut Kamantes, Samatet, Samatete, Temantes, ACHES, TAMATO, KOMANTES, TAMATI, dan TOMATE. Tanaman tomat terdiri dari biji, akar, batang, daun, bunga, dan buah berdasarkan morfologinya.

Tanaman tomat memiliki akar keran dengan akar dangkal dan banyak sisi. Tomat diklasifikasikan sebagai yang sehat, potensial, potensial, dan memiliki prospek pasar yang menjanjikan.


Secara umum, tomat adalah tanaman tahun atau tahunan yang hanya memiliki satu periode panen. Bentuk tomat sangat beragam, ada yang bulat, datar, keriting, untuk menyukai bola lampu.

Kemudian secara keseluruhan, tomat memiliki daging dengan kadar air tinggi. Berdasarkan bentuk buah, tomat dibagi menjadi lima jenis. Lima jenis tomat terdiri dari tomat biasa, tomat apel, tomat kentang, tomat gondol, dan tomat ceri.

Untuk jenis tomat biasa yang sering kita temui di pasar tradisional dan modern. Jenis -jenis tomat apel memiliki bentuk bundar yang keras menyerupai apel yang biasa ditemukan di pasar lokal. Kemudian tomat kentang atau dalam bahasa Latin L. grandifolium memiliki buah yang lebih besar jika dibandingkan dengan tomat apel.

Untuk jenis tomat gondol memiliki bentuk yang agak oval dengan tekstur yang cenderung lebih sulit. Sementara tomat ceri memiliki bentuk bulat kecil dengan rasa yang cukup manis.

Tomat seperti makanan yang dikonsumsi di seluruh dunia memiliki berbagai kandungan nutrisi yang penting bagi tubuh. Tomat memiliki kandungan nutrisi dalam bentuk protein, karbohidrat, dan beberapa antioksidan.

Tomat sebagai tanaman tahunan mengandung vitamin C tinggi, vitamin A, vitamin K, kalium, mangan, serat, vitamin B1, vitamin B6, asam folat, vitamin B3, vitamin B2, magnesium, fosfor, niasin, histamin, dan tomat adalah tomat adalah tomat adalah tomat. Sangat bermanfaat bagi Anda yang sakit atau dalam fase penyembuhan.

Sekarang ekstrak tomat telah dikembangkan dan dapat digunakan sebagai perawatan tekanan darah tinggi. Ini membuktikan bahwa dengan makan tomat, Anda akan mendapatkan berbagai manfaat kesehatan

Manfaat tomat

1. Menjaga kesehatan jantung

Dalam beberapa penelitian dinyatakan bahwa kandungan beta karoten dan likopen dalam tubuh dapat mempengaruhi risiko serangan jantung. Jika kadar beta karoten dan likopen dalam tubuh rendah, risiko serangan jantung lebih tinggi.

Makan tomat dapat memberikan manfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung yang mematikan. Tingginya kandungan beta karoten dan likopen dalam tomat dapat mengurangi risiko ini.

Selain itu, tomat mengandung likopen yang diyakini mengurangi kadar kolesterol yang buruk sebagai faktor risiko penyakit jantung. Kemudian tomat mengandung likopen yang dapat memberikan efek perlindungan lapisan dalam pembuluh darah.

2. Cegah kanker

Tomat sebagai tanaman tahunan adalah salah satu buah terbaik yang menyediakan sumber vitamin C dan antioksidan. Tomat memiliki kandungan nutrisi yang berlimpah untuk melawan pembentukan radikal bebas yang menyebabkan kanker.

Kemudian tomat mengandung beta karoten yang diyakini efektif dalam mencegah pembentukan tumor pada penderita kanker prostat. Selain itu, tomat juga mengandung likopen yang dapat membantu mencegah kanker.

3. Mengatasi Diabetes

Selain mencegah kanker, makan tomat berguna untuk membantu mengatasi diabetes. Sebuah studi mengatakan bahwa pasien dengan diabetes tipe 1 dan pasien diabetes tipe 2 yang mengonsumsi tomat mengalami penurunan kadar gula darah dan kadar lemak dalam tubuh.

Mengapa itu terjadi? Karena tomat adalah makanan yang kaya serat untuk mengurangi gula darah dan kadar lemak orang dengan diabetes tipe 1 dan tipe 2.

4. Luncurkan pencernaan

Apakah Anda sering mengalami sembelit atau sembelit? Jika demikian, makan tomat akan membantu Anda mengatasi masalah sembelit atau sembelit.

Tomat mengandung serat dan air yang diyakini dapat meluncurkan pergerakan usus sehingga buang air besar menjadi halus. Kandungan serat dalam tomat akan membuat kotoran di usus didorong keluar untuk membantu mengurangi sembelit atau sembelit.

Oleh karena itu, tomat sering dijuluki sebagai pencahar. Fakta unik, ternyata tomat bagus untuk dikonsumsi untuk mencegah diare. Tomat yang dianggap mampu mengatasi kedua masalah utama dalam sistem pencernaan bermanfaat untuk kesehatan pencernaan.

5. Menjaga kesehatan mata

Kandungan nutrisi beta karoten dalam tomat dapat membantu menjaga kesehatan mata. Tomat mengandung likopen, beta karoten, dan lutein sebagai antioksidan untuk melindungi mata.

Konten dapat melindungi mata dari berbagai kerusakan, seperti pembentukan katarak dan degenerasi makula. Sebuah studi mengatakan bahwa mereka yang mengonsumsi makanan yang kaya zeaxanthin dan karoten lutein dapat mengalami berkurangnya risiko degenerasi makula neovaskular.(lipo*3/rol)

TERKAIT