Breaking News
Besok, PWI Riau Gelar Baksos Donor Darah Sempena HUT ke-77 PWI | Curhatan Sang Ibu yang Bikin Hati Presiden Luluh, Begini Sosok Devid yang Dibantu Jokowi | Resmikan Gedung Baru SMAN 1 Pasir Penyu, Gubernur Syamsuar Berharap Siswa Siap Berinovasi | Cuaca di Riau Diprediksi Cerah Berawan Tanpa Hujan | 2023/2024, UNRI Siapkan Tiga Jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru | Ketum Pordasi Sebut Pasca Covid-19 Gairah Olahraga Berkuda Mulai Bangkit Senin, 30 Januari 2023

 
Kejagung Tersangkakan Petinggi PT Huawei pada Kasus Kementerian Kominfo
Rabu, 25-01-2023 - 09:41:05 WIB
Tersangka MA Usai Diperiksa Penyidik Kejagung/F: Dok.Kejagung
Baca juga:
 
  • Kejagung Tersangkakan Petinggi PT Huawei pada Kasus Kementerian Kominfo
  •  

    LIPO - Tim Penyidik Jampidsus Kejagung RI menetapkan dan melakukan penahanan terhadap 1 orang tersangka terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 s/d 2022.

     

    Adapun 1 orang yang ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (24/01/23) tersebut, yaitu MA selaku Account Director of Integrated Account Departement PT Huawei Tech Investment. 

     

    Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana, dalam keterangan tertulisnya, untuk mempercepat proses penyidikan, Tersangka MA dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung. 

     

    "Ditahan selama 20 hari kedepan terhitung sejak 24 Januari 2023 sampai 12 Februari 2023," kata Ketut pada Rabu (25/01/23). 

     

    Disebutkan Ketut, adapun peranan Tersangka dalam perkara ini yaitu, yang bersangkutan sebagai Account Director PT Huawei Tech Investment (PT HWI) diduga secara melawan hukum melakukan permufakatan jahat dengan Tersangka AAL untuk mengkondisikan pelaksanaan pengadaan BTS 4G pada BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika.

     

    "Ketika mengajukan penawaran harga, PT HWI ditetapkan sebagai pemenang," jelasnya. 

     

    Akibat perbuatannya, Tersangka disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 jo. Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

     

    Untuk diketahui, Dalam perkara ini telah ditetapkan 4 orang Tersangka yaitu Tersangka AAL, Tersangka GMS, Tersangka YS, dan Tersangka MA.  (*1)




     
    Berita Lainnya :
  • Besok, PWI Riau Gelar Baksos Donor Darah Sempena HUT ke-77 PWI
  • Curhatan Sang Ibu yang Bikin Hati Presiden Luluh, Begini Sosok Devid yang Dibantu Jokowi
  • Resmikan Gedung Baru SMAN 1 Pasir Penyu, Gubernur Syamsuar Berharap Siswa Siap Berinovasi
  • Cuaca di Riau Diprediksi Cerah Berawan Tanpa Hujan
  • 2023/2024, UNRI Siapkan Tiga Jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru
  •  
    Komentar Anda :

     


     

    Liputanoke.com adalah Situs berita riau terkini, media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Portal berita ini selama 24 jam dalam sepekan selalu update, dan secara kreatif mengawinkan teks, foto, video dan suara dan kami fokus pada pembaca di Indonesia dan Riau khususnya, baik yang berada di tanah air maupun yang tinggal di luar negeri. Selengkapnya

     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Nasional
    + Daerah
    + Politik
    + Hukrim
    + Ekonomi
    + Otomotif
    + Sport
    + Internasional
    + Opini
    + Indeks
     
     

    Alamat Kantor/Redaksi

     
    PT. Mentari Kreasi Media
    Jl. Tengku Bey, Maya Graha
    Simpang Tiga, Bukitraya
    Pekanbaru Riau

    Hotline :


    08126891040 - 08127549754
    Email: liputanoke@yahoo.com
    www.liputanoke.com
     
    Copyright © 2022 liputanoke.com, all rights reserved