PEKANBARU , LIPO— Wartawan biasanya identik dengan aktivitas berburu berita dan berpacu dengan waktu di ruang redaksi. Namun akhir pekan ini, suasana berbeda akan tersaji. Para jurnalis dari berbagai daerah justru akan unjuk kemampuan di atas meja biliar.
Sebanyak 32 wartawan dipastikan ambil bagian dalam National Open Billiard PWI Pekanbaru 2026 yang digelar pada Sabtu, 12 September 2026, di Golden Break Pekanbaru. Turnamen ini memperebutkan Piala Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri dengan total hadiah mencapai Rp20 juta.
Ketua PWI Pekanbaru, Andre Zaky, menyebut ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi bagi insan pers dari berbagai penjuru Indonesia. Turnamen ini merupakan agenda keempat yang diselenggarakan Pokja PWI Pekanbaru dalam mendukung pengembangan olahraga biliar.
“Tahun ini skalanya kita tingkatkan menjadi nasional. Ini pertama kalinya event seperti ini digelar di Indonesia, dan Pekanbaru mendapat kesempatan menjadi tuan rumah,” ujar Andre, Senin (7/9/2026).
Antusiasme peserta pun cukup tinggi. Hingga awal September, wartawan dari sedikitnya enam provinsi telah mengonfirmasi keikutsertaan, di antaranya Papua Barat, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah menjelang hari pelaksanaan.
Dengan komposisi lintas daerah, persaingan diprediksi berlangsung sengit. Para peserta tak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa identitas daerah serta organisasi pers masing-masing.
Mengusung tema “Dari Pekanbaru untuk Nusantara, Satu Meja Satu Saudara”, turnamen ini ingin menegaskan bahwa olahraga mampu menjadi jembatan pemersatu. Di tengah rutinitas jurnalistik yang padat, para wartawan dipertemukan dalam suasana kompetitif yang tetap menjunjung kebersamaan.
“Selain menyalurkan hobi, tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat silaturahmi antarwartawan dari berbagai daerah,” jelas Andre.
Ia berharap konsep turnamen serupa dapat diadopsi PWI di daerah lain sehingga ke depan berkembang menjadi agenda olahraga wartawan berskala nasional yang berkelanjutan.
Andre juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini, termasuk Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri, Golden Break, PWI Riau, POBSI Pekanbaru, KONI Pekanbaru, serta para sponsor.
Sementara itu, Tengku Azwendi Fajri menilai turnamen ini sebagai bentuk nyata kemitraan antara legislatif dan insan pers. Menurutnya, olahraga mampu mempererat hubungan yang tidak selalu bisa dibangun melalui komunikasi formal.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga silaturahmi semakin kuat, persaudaraan semakin luas, dan ke depan kita bisa terus saling mendukung,” ujarnya.
Sabtu nanti, Golden Break Pekanbaru akan menjadi arena adu strategi, konsentrasi, dan ketepatan. Meski persaingan berlangsung ketat, satu hal yang ingin dibawa pulang para peserta adalah semangat persaudaraan.
Turnamen ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya tradisi olahraga wartawan berskala nasional, sekaligus mengukuhkan Pekanbaru sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga dan silaturahmi insan pers di Indonesia.(****)