PEKANBARU, LIPO - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau resmi berganti. Irjen Pol Arman Achdiat kini dipercaya memimpin Polda Riau, menggantikan Irjen Pol Herry Heryawan. Pergantian ini disambut berbagai kalangan, termasuk Anggota Komisi I DPRD Riau, Ayat Cahyadi.
Kepada Polda baru, Ayat menyampaikan ucapan selamat datang di Bumi Lancang Kuning. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolda lama atas pengabdiannya selama bertugas di Provinsi Riau.
Menurut Ayat, masyarakat Riau menaruh banyak harapan besar kepada Kapolda yang baru. Salah satu persoalan yang paling mendesak adalah masalah antrian panjang masyarakat saat membeli bahan bakar minyak (BBM) di SPBU.
"Belakangan ini antrean BBM makin parah. Dulu sempat lancar, sekarang justru makin menjadi-jadi," ujarnya, Senin 5 Oktober 2026.
Ia menyebut, beberapa organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga telah mendesak DPRD Riau agar membentuk Satgas untuk menangani mafia BBM. DPRD pun sudah merespons, dan menurut informasi yang ia baca di media, Pelaksana Tugas (Plt) juga sudah menyetujui usulan tersebut.
"Harapan masyarakat, dibawah kepemimpinan Kapolda baru ini, persoalan antrian BBM bisa segera tuntas. Karena ini sangat mengganggu," harap Ayat.
Ia berharap masyarakat tidak lagi harus mengantri berjam-jam untuk mengisi bahan bakar.
"Kalau 10 menit masih bisa lah. Tapi kalau sudah berjam-jam, waktu, tenaga, dan produktivitas masyarakat sangat terganggu," tambahnya.
Selain BBM, Ayat juga menyoroti masalah kabut asap yang masih melanda Pekanbaru dan sekitarnya. Menurutnya meski hujan sempat turun, ia mengaku kaget karena kualitas udara di Pekanbaru masih tergolong tidak sehat.
"Ini juga menjadi harapan besar masyarakat. Anak-anak kita terganggu belajarnya, belum lagi mereka yang rentan terkena ISPA," ujarnya.
Ia mengingatkan, dampak asap tidak hanya terasa saat ini, tetapi bisa muncul puluhan tahun kemudian.
"Kita yang muda mungkin tidak terasa sekarang. Tapi nanti beberapa puluh tahun kemudian, dampaknya bisa muncul. Ada pengalaman warga yang dulu sering ISPA karena asap, akhirnya baru terasa dampaknya di kemudian hari," jelasnya.
Terakhir, politisi PKS ini berharap institusi kepolisian di Riau benar-benar bersinergi dengan DPRD dan seluruh pemangku kepentingan di Riau. Agar Riau menjadi negeri yang aman dan sejahtera.*****