Jum'at, 22 Juni 2018
Follow:
 
Biaya Haji 2018, Naik Rp345.290 Dibanding Tahun Lalu

alfi | Nasional
Selasa, 13/03/2018 | 06:00:48 WIB
JAKARTA, LIPO-Pemerintah bersama DPR resmi mengesahkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1439 H/2018 M. Biaya haji dipastikan mengalami kenaikan, dari Rp 34.890.312 pada 1438 H/2017 M menjadi Rp 35.235.602.

"Biaya haji tersebut naik dibandingkan dengan BPIH tahun lalu sebesar Rp 345.290 atau 0,99 persen," kata Ketua Panja BPIH Komisi VIII, Noor Achmad, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/3).

Noor menjelaskan, perincian kenaikan tersebut, antara lain, harga rata-rata komponen penerbangan; seperti tiket, pajak bandara, dan biaya layanan penumpang sebesar Rp 27.495.842 dibayar langsung oleh jamaah haji (direct cost), biaya pemondokan Makkah sebesar SAR 4.450 atau sebesar Rp 2.384.760, dan biaya izin tinggal (living allowance) sebesar Rp 5.355.000.

"Kenaikan ini masih di bawah kenaikan dari harga pajak serta fluktuasi nilai tukar mata uang yang merupakan wujud komitmen Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Agama," kata Noor.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, kenaikan dibanding tahun lalu "hanya" sebesar Rp 345.290. Lukman membandingkan kenaikan tersebut dengan adanya kenaikan di tiga variabel, seperti kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPn) sebesar lima persen yang ikut memengaruhi harga hotel, katering, transportasi, kenaikan bahan bakar pesawat avtur, dan kurs dolar yang berbeda tahun lalu dengan tahun ini.

"Hanya dari tiga variabel ini saja, kenaikannya itu bisa lebih dari lima persen minimal, apalagi ada penambahan kualitas pelayanan," ujar Lukman setelah mengesahkan BPIH.

Lukman mensyukuri panitia kerja (panja) BPIH dengan kearifannya mengombinasikan kenaikan yang tidak terlalu besar dengan dua cara pendekatan, yaitu dengan menggunakan dana optimalisasi (indirect cost) seefisien mungkin. Selain itu, panja berhasil melakukan efisiensi dana yang memang bisa dikurangi.

Beberapa peningkatan layanan yang bisa dirasakan oleh jamaah haji 1439 H/2018 M nantinya, antara lain, meningkatnya jatah makan dari sebanyak 25 kali menjadi 40 kali, waktu tinggal jamaah haji di Saudi dari 39 hari menjadi 41 hari, serta peningkatan kualitas koper dan tas kabin bagi jamaah haji.(lipo*3/rol)



Berita Lainnya :
 
  • Buka Rapat Paripurna Milad ke-53, Ketua DPRD Inhil Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada Serentak
  • Pjs Bupati Inhil Pimpin Apel Hari Pertama Masuk Kerja Pasca Lebaran
  • Pimpin Apel Pasca Libur Lebaran, ini Pesan Plt Gubernur Kepada ASN dan Honorer
  • Usai Lebaran, Dua Tersangka Korupsi di Dispora Riau Jalani Pemeriksaan
  • Arus Balik dari Sumbar ke Riau Mulai Ramai
  • Elektabilitas Jokowi Kalahkan Prabowo Hanya di Empat Provinsi Ini
  • KPU Tegaskan 2.468 Lembar Surat Suara Riau Rusak
  • Sekeluarga Asal Riau Korban KM Sinar Bangun
  • Najib Razak Jelaskan Asal Kekayaannya
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index