Sabtu, 23 Januari 2021
Follow:
 
Kemenag Usul Beli Vaksin Covid-19 Buatan Saudi Demi Kelancaran Haji

elpi | Nasional
Selasa, 24/11/2020 | 06:04:10 WIB
Ilustrasi/int
TERKAIT:
 
 
JAKARTA, LIPO - Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) Nizar Ali mengusulkan agar Indonesia membeli vaksin Covid-19 yang dikembangkan Arab Saudi untuk memudahkan proses pemberangkatan haji jamaah dari Tanah Air.

Menurut Nizar, Saudi sedang mengembangkan vaksin sendiri saat ini. Ia memprediksi Kerajaan Saudi akan mewajibkan vaksin tersebut bagi jamaah haji di waktu mendatang.

"Diharapkan nanti ada komunikasi antara pemerintah Arab Saudi dan Indonesia terkait dengan vaksin yang direkomendasikan. Saya khawatir nanti beda dengan jenis vaksin yang ada di Indonesia," kata Nizar dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (23/11/2020).

Nizar menyampaikan ia mengetahui pengembangan vaksin itu saat kunjungan ke Saudi beberapa waktu lalu. Saat itu, vaksin Covid-19 buatan Saudi telah diklaim 94 persen ampuh menghadapi Covid-19.

Ia berharap Pemerintah Indonesia membeli vaksin dari Saudi. Setidaknya untuk 221 ribu calon jemaah haji yang kemungkinan berangkat pada haji berikutnya.

"Sehingga kalau itu terjadi, mungkin skema kita, maka kita dalam menyusun ini ada skema penuh pemberangkatan tanpa pengurangan kuota jemaah," ujar Nizar.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana tugas Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Oman Abdurahman menyampaikan belum ada kepastian dari Saudi soal ibadah haji tahun 2021.

"Jawabannya satu saja dari otoritas di Kementerian Haji ini, 'Semuanya terlalu dini.' Gitu katanya, sambil geleng-geleng kepala. Jadi itu saja yang bisa kami tambahkan, belum ada informasi terkait itu," ucap Oman.

Sebelumnya, Indonesia batal memberangkatkan 221 ribu orang jemaah haji pada tahun ini. Hal ini menyusul pandemi Covid-19 yang belum usai.

Saudi juga membatasi penyelenggaraan haji dan umrah selama pandemi. Mereka baru kembali membuka umrah secara terbatas untuk negara sahabat, termasuk Indonesia, mulai November 2020.

Dalam kesempatan terpisah, berbagai peringatan kerap diutarakan ahli epidemiologi mengenai prinsip kehati-hatian dalam penggunaan vaksin Covid-19.

Pemerintah harus terlebih dulu memastikan vaksin yang bakal digunakan lolos uji klinis fase 3 dan disetujui penggunaannya oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).(lipo*3/CNNIndonesia)



Berita Lainnya :
 
  • Pakai Masker Salahsatu Cara Paling Jitu Menangkal Virus Covid-19 & Penyakit Pernapasan Lainya
  • Kedapatan Jual Burung Betet, Oknum PNS Pemrov Diamankan Polda Riau
  • PT SRK Nunggak Pembayaran Upah Pekerja, Buruh Mogok Sambil Dirikan Tenda
  • Gagal Salurkan Hasrat di Dapur, Ternyata Buruh ini Telah Berulang Kali Cabuli Mawar
  • Getir Kehidupan Kakek Syafri Lansia berusia 86 Tahun Yang Terus Berjuang
  • Tahun Ini, Kementerian PUPR Targetkan Bantuan Subsidi Perumahan Untuk 222.876 Unit
  • Bengkalis, Pelalawan dan Inhil Jadi Percontohan PLTS di Riau
  • Kementerian Perikanan Tetapkan 20 Jenis Ikan yang Dilindungi, Termasuk Arwana
  • Ketua Satgas Covid-19 Kebobolan Diserang Corona
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2021 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index