Jumat, 26 Februari 2021
Follow:
 
Repdem Yakini Penunjukan Listyo Sigit Sebagai Kapolri Sesuai dengan Kebutuhan Rill Saat Ini

Elfi | Nasional
Sabtu, 16/01/2021 | 12:20:24 WIB

TERKAIT:
 
 
PEKANBARU, LIPO - Organisasi Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) menyakini penunjukan Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis merupakan pilihan yang sudah tepat sesuai kebutuhan kondisi rill bangsa saat ini.

Karena Listyo Sigit dinilai sosok yang tegas dan memiliki prestasi gemilang serta loyalitas kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengawal program-program pembangunan kedepan.

Hal itu disampaikan Nurul Hadi, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Relawan Perjuangan Demokrasi (DPD-Repdem) Provinsi Riau, Sabtu (16/1/2021) di Pekanbaru.

Dikatakan Hadi, secara kualitas, Listyo yang merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1991 dan sempat melanjutkan studi magister di Universitas Indonesia, bukan figur sembarangan. 

"Pak Listyo Sigit yang lahir di Ambon, 5 Mei 1969 ini juga sudah teruji dengan jabatan strategis yang pernah beliau emban, baik dari bawah hingga menjabat Kabareskrim Mabes Polri " ungkap Hadi. 

Bahkan kata Hadi,  pada 2014, Komjen Listyo Sigit Prabowo mendapat kepercayaan untuk menjadi ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dan jabatan tersebut kata Hadi tentunya menunjukan bahwa Presiden Jokowi merasa nyaman dengan Listyo Sigit sebagai orang terdekatnya.

Begitu juga lanjut Hadi, untuk jabatan untuk teritorial, Listyo pada 2016, pernah memimpin Polda Banten, menggantikan Brigjen Pol Ahmad Dofiri. 

Listyo terang Hadi pernah berhasil menuntaskan kasus-kasus besar diantaranya penyiraman air keras Novel Baswedan dan kasus Transpasific Petrochemical Indotama.

Kemudian kasus Djoko Soegiarto Tjandra dan memulangkannya dari Malaysia. Sebelumnya Djoko telah menjadi buronan selama 11 tahun.

Dimana Bareskrim Polri yang ia pimpin, mengungkapkan dua kasus Djoko Tjandra yang menjadi perhatian publik yakni pemalsuan surat jalan dan kasus korupsi terkait pengurusan penghapusan red notice.

"Dan tak tangung-tanggung, dalam kasus itu, jenderal polisi yang terlibat yakni Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan Brigjen Pol Prasetijo Utomo ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini, keduanya masih menjalani persidangan di pengadilan " terang dia.

Selanjutnya tambah Hadi, Bareskrim juga menangani kasus pembobolan kas Bank BNI lewat L/C fiktif Bank BNI dengan tersangka Maria Pauline Lumowa yang sempat kabur ke luar negeri selama 17 tahun. Kini Maria telah diserahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menunggu jadwal persidangan.

Listyo juga terang Hadi, mendapat dukungan dari kalangan ulama dan tokoh-tokoh lintas agama untuk memimpin korps bhayangkara tersebut. 

"Artinya, bapak Presiden Jokowi sudah tepat memilih bapak Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri, kami berharap Kapolri kedepan dapat lebih tegas mengatasi persoalaan ancaman dan gangguan Kambtimas " tutup Hadi. (*1/***)



Berita Lainnya :
 
  • Nama Mantan Bupati Kampar Riau Disebut Terima Aliran Dana
  • Alfedri Buka Konferensi Kerja 1 PGRI Kabupaten Siak Masa Bakti XXII Tahun 2020-2025
  • Mantan Ketum HIPMI Pekanbaru Nyatakan Maju di HIPMI Riau
  • Ditreskrimsus Polda Riau & BI Gelar Pelatihan Tindak Pidana Terhadap Uang Rupiah
  • Agar Menjadi Anggota Polri Berkarakter & Berakhlak, Polres Inhu Ikuti Kajian Kitab Kuning
  • Ditetapkan Sebagai Bupati & Wabup Terpilih, Andi Putra-Suhardiman Apresiasi Semua Pihak
  • Oknum PNS Inhu Nyambi Jual Sabu Dibekuk Polisi Saat Nyantai di Teras Rumah
  • Abdul Wahid Jagokan Nasarudin Nahkodai KNPI Riau
  • Ganti Kartu Lama Ke Kartu Usim 4G Dapat Kuota Hingga 30 GB Selama 30 Hari
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2021 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index