Minggu, 18 April 2021
Follow:
 
Lagi-lagi Tersandung Dana Desa, Tiga Kades Diperiksa Inspekstorat

Elfi | Hukrim
Selasa, 06/04/2021 | 18:17:17 WIB
Gubri Syamsuar saat memasangkan tanda peserta rapat kerja penyelenggaraan urusan pemerintah desa Provinsi Riau tahun 2021
TERKAIT:
 
 
LIPO -  Inspekstorat Provinsi Riau memeriksa tiga Kepala Desa (Kades) terkait dugaan  penyalagunaan anggaran bantuan keuangan (Bankeu) desa dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tahun 2019 sebesar Rp200 juta.

Hal itu diketahui saat disampaikan Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar pada rapat kerja penyelenggaraan urusan pemerintah desa Provinsi Riau tahun 2021, di Hotel Furaya Pekanbaru, Selasa (6/4/2021).

"Ini sudah ada teman-teman saudara (Kades) harus diperiksa Inspektorat Riau karena melakukan dugaan penyelewengan bantuan keuangan," kata Gubri dihadapan ratusan Kades dari Kabupaten Siak, Pelalawan, Inhu dan Inhil.

"Dianggapnya duit (uang) itu duit dia. Duit bantuan keuangan itu bukan duit dia, tapi duit pemerintah, duit rakyat. Jadi jangan dianggap duit itu masuk kantong (saku) kanan kantong kiri," sambungnya tegas.


Lebih lanjut Gubri menjelaskan, berdasarkan laporan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Riau kepala desa tersebut tidak melaporkan tanggung jawabnya setelah menerima bantuan keuangan.

"Dan itu sudah diperiksa oleh Inspekstorat ada tiga orang Kades, yang punya bukti kuat penyelewengan atau penyalagunaan terhadap bantuan keuangan," terangnya.

"Kami harapkan ini jangan sampai terjadi kepada kades-kades lainnya. Ini perlu saya ingatkan sebagai orang yang lebih dituakan," pesannya.


Gubri menyatakan, saat ini pemerintah telah mengeluarkan kebijakan bahwa peran Inspektorat dibidang pengawasan harus diperkuat.

"Ini perintah Presiden. Karena itu, baik itu BPK, KPK, Kejaksaan dan Polri kalau ada sesuatu yang berkenaan dengan penyelewengan anggaran pasti Inspektorat yang turun terlebih dahulu," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Riau, Yurnalis mengatakan, tiga kepala desa yang diperiksa Inspektorat Riau karena dugaan penyalagunaan anggaran bantuan keuangan desa dari Pemprov Riau tahun 2019 sebesar Rp200 juta.

"Itu yang diperiksa terkait bantuan keuangan Pemprov Riau tahun 2019. Tiga desa itu ada dari Kabupaten Kepulauan Meranti, Kampar, dan Inhil," katanya. (*3/ckp)



Berita Lainnya :
 
  • Pemprov Riau Sebut Efisiensi Anggaran Rp36 Miliar dari Tender 58 Paket Kegiatan
  • Messi Cetak Sejarah, Kedua Terbanyak Peroleh Trofi
  • Hadirkan Konten Video Vision+ Original Series hingga Live TV Nasional di Aplikasi MAXstream
  • Jozeph Paul Tantang Bagi yang Bisa Laporin ke Polisi Diberi Hadiah, NU Bereaksi Keras
  • Polisi Peraih Pin Emas Himbau Jama'ah Salat Tarawih Tetap Waspada
  • Pj Sekdaprov Riau Larang ASN Mudik
  • Tim Penggerak PKK Kabupaten Siak & PT BSP Serahkan Bantuan Sembako
  • Bupati Siak Lantik Bapekam Perawang Barat & Pinang Sebatang Barat
  • Doni Monardo: Dilarang Mudik Bukan Berarti Sebelum Tanggal 6 Mei Boleh Mudik
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2021 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index