Rabu, 20 Oktober 2021
Follow:
 
Gempa Bumi M7,2 di Haiti, 227 Orang DIlaporkan Tewas

elpi | Internasional
Minggu, 15/08/2021 | 06:43:08 WIB
Gempa Haiti/int
TERKAIT:
 
 
PORT-AU-PRINCE, LIPO - Sebanyak 227 orang meninggal akibat gempa Magnitudo 7,2 yang mengguncang Haiti, Sabtu (14/8/2021). Sementara ratusan orang juga dikabarkan hilang dan luka-luka.  

Sebelumnya, gempa mengguncang Haiti dan diikuti serangkaian gempa susulan. 

Pusat gempa berada 8 km dari Kota Petit Trou de Nippes, sekitar 150 km sebelah barat ibu kota Haiti, Port-au-Prince. 

Episentrum gempa tercatat pada kedalaman 10 km, menurut Survei Geologi AS. 

Getaran ini dirasakan hingga ke Kuba dan Jamaika. 

Gempa kali ini lebih besar dan lebih dangkal dibanding kejadian serupa 11 tahun lalu yang mencapai Magnitudo 7.  

Berdasarkan keterangan para saksi, gempa terjadi sekitar pukul 08.30 pagi waktu setempat. 

Di ibu Kota Haiti, Port-au-Prince, gempa sangat terasa tetapi tampaknya tidak menyebabkan kerusakan besar. 

Namun, layanan perlindungan sipil Haiti mengatakan korban tewas mencapai 227 orang.  

Perdana Menteri Haiti, Ariel Henry menyatakan keadaan darurat selama sebulan. 

Kota yang sangat terdampak gempa justru Les Cayes. 

Banyak bangunan runtuh atau menderita kerusakan besar. Pihak berwenang setempat kini masih mencari korban yang selamat. 

"Aku melihat mayat-mayat ditarik keluar dari puing-puing, terluka dan mungkin orang mati," kata warga Les Cayes, Jean Marie Simon (38).

Beruntung keluarga Simon selamat. Saat itu, anak dan istrinya yang tengah mandi segera berlari ke luar rumah telanjang sebelum rumah mereka hancur.  

Simon yang mengetahuinya segera memberi mereka baju. 

Kini mereka mengungsi di halaman sebuah gereja bersama warga lain. 
''Ada banyak gempa susulan. Setiap kali bergetar, orang-orang berlari dan berteriak. Kaki masih gemetar," katanya. 

Di Les Cayes, penduduk setempat mengatakan air sempat membanjiri kota pesisir. Ini memicu kepanikan di tengah ketakutan akan tsunami.  

Beruntung air tersebut segera surut. 

Media Haiti melaporkan beberapa orang di sepanjang pantai telah melarikan diri ke pegunungan. Sistem peringatan Tsunami AS mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa. 

Namun kini mereka telah mencabut peringatan tersebut.(lipo*3/inews.id)



Berita Lainnya :
 
  • Bupati Alfedri Sebut Penanganan Stunting Butuh Kerjasama Multipihak
  • KPK Tetapkan Bupati Kuansing Sebagai Tersangka Terkait OTT Di Kuansing Riau, Ini Kronologisnya
  • Selain Bupati Kuansing, Beberapa Kadis di Kuansing Dikabarkan Turut Diperiksa KPK
  • Serahkan Zakat Secara Langsung, Wabup Husni Sampaikan 2 pesan kepada Mustahik
  • Delapan Orang Masih Diperiksa KPK di Riau, Sejumlah Kantor Digeledah
  • Sidang Dugaan Pembobolan Dana Nasabah BJB, Teknisi Sebut Ada Backup Rekaman CCTV
  • Silaturahmi dengan Ditjen Polpum, Kemendagri Dukung Pelaksanaan Rakor FPK
  • KPK RI Benarkan Ada OTT di Kuansing Riau, Sejumlah Pihak Masih Diperiksa, Terkait HGU?
  • 5 Aturan Baru PPKM Berlaku Mulai Hari Ini
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2021 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index