Rabu, 10 Agustus 2022
Follow:
 
Wujudkan Cita-cita Almarhum H. Soegianto
H. Yopi Arianto Bangun Masjid dan Pondok Pesantren di Perbatasan Inhu-Inhil

elpi | Inderagiri Hilir
Minggu, 06/03/2022 | 09:23:15 WIB
Foto bersama/ist
TERKAIT:
   
 
INHIL, LIPO - Peletakan batu pertama pembangunan Masjid H. Soegianto dan Pondok Pesantren (Ponpes) Tali'mul Qur'an Darusallam yang terletak di Desa Keritang, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sangat meriah, ratusan masyarakat setempat dari berbagai elemen tumpah ruah, bukti rasa syukur serta mendukung pembangunan Masjid dan Ponpes tersebut.

Batu pertama diletakkan oleh Wakil Bupati (Wabup) Inhil, H. Syamsudin Uti yang disaksikan oleh pendiri Yayasan H. Soegianto Indragiri, Hj Juriah, Asiten 1 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu), H. Syahrudin.

Turut hadir, keluarga besar alm H. Soegianto, Syuriah PCNU Inhu, Kiai Zaenuri, Ketua Komisi I DPRD Inhu Daniel Eka Perdana SH, Ketua Dewan Pendidikan Inhu Moh. Rouf Azizi S.Pd.I.,C.PHR, Camat Lubuk Batu Jaya Armin, S.Ag, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, GAMKI Inhu, LLMB Inhu, IPK Inhu, serta tamu undangan lainnya, Sabtu 5 Maret 2022 siang.

Pendiri Yayasan H. Soegianto Indragiri, Hj Juriah yang juga ibunda tercinta dari tokoh masyarakat Riau, H. Yopi Arianto dalam sambutannya mengatakan, pembangunan masjid dan pesantren diatas lahan seluas 40 hektar ini dilakukan selain untuk mewujudkan cita-cita almarhum H. Soegianto juga untuk lebih meningkatkan SDM anak negeri dalam bidang agama sekaligus melakukan syiar agama sesuai harapan almarhum H. Soegianto.

"Ini merupakan cita-cita almarhum H. Soegianto sejak dulu, dimana beliau ingin mempunyai pesantren yang dapat dimanfaatkan oleh anak dan cucu-cucu kita untuk menimba ilmu agama dengan baik, Alhamdulillah hari ini harapan dan cita-cita almarhum H. Soegianto tersebut dapat diwujudkan oleh putranya H. Yopi Arianto. Semoga nantinya pesantren dan masjid ini dapat dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan agama dan tempat menimba ilmu agama islam bagi siapapun juga," jelasnya. 

Sementara itu, Wabup Inhil, H. Syamsudin Uti dalam sambutannya mengapresiasi atas pembangunan masjid dan pesantren yang dilakukan oleh Yayasan H. Soegianto.

Selain itu, Wabup juga mengajak seluruh masyarakat, terutama Kecamatan Kemuning untuk mengawasi, mendukung dan membantu proses pembangunan masjid serta Ponpes Tali'mul Qur'an Darusallam Desa Keritang.

"Disaat Pemkab Inhil belum membangun masjid dan pesantren di Desa Keritang, Kecamatan Kemuning yang berbatasan langsung dengan kabupaten Inhu. Justru Yayasan H. Soegianto mampu membangun dan memberikan kontribusi dalam peningkatan SDM dan syiar agama, ini patut diapresiasi dan mari kita dukung, kita jaga dan kita bantu mengawasi pembangunan masjid serta Ponpes ini, karena yayasan H Soegianto Indragiri sudah menanamkan investasi yang sangat besar untuk merealisasikan pembangunan ini," imbau Wabup.

"Hal ini juga merupakan salah satu upaya untuk mencegah maraknya faham radikalisme dengan mendirikan masjid serta memperbanyak pembangunan Ponpes," tambahnya.

Atas nama Pemkab Inhil, lanjut Syamsudin Uti, mengucapkan terima kasih pada keluarga besar almarhum H. Soegianto, khususnya Hj Juriah yang telah seperti keluarga dan kakak kandung yang telah bersedia membangun masjid dan Ponpes sebagai upaya menciptakan generasi yang memiliki iman dan taqwa.

"Saya mengetahui betul bahwa ini merupakan cita-cita yang dulu ingin diwujudkan oleh abang saya H. Soegianto almarhum, namun baru saat ini dapat diwujudkan melalui putranya Yopi Arianto dan keluarga besar H. Soegianto. Makanya saya sangat terharu dan bangga," ungkap Syamsudin Uti sambil mata nampak berkaca-kaca.

Kedepannya, Syamsudin menegaskan bahwa jika diperlukan, Pemkab Inhil akan mengalokasikan anggaran melalui APBD Kabupaten Inhil untuk membantu pembangunan masjid serta Ponpes Tali'mul Qur'an Darusallam sebagai bentuk dukungan penuh Pemkab Inhil terhadap investasi mulia itu.

Usai memberikan sambutan, Wabup menyatakan pembangunan Masjid H Soegianto dan Ponpes Tali'mul Qur'an Darusallam resmi dimulai.

Acara dilanjutkan penyerahan santunan terhadap puluhan anak yatim di Desa Keritang dan sekitarnya oleh keluarga besar alm H Soegianto, kemudian peletakan batu pertama pembangunan masjid dan Ponpes.

Lokasi acara dipadati ratusan warga setempat sebagai bukti dukungan serta harapan besar terhadap pembangunan masjid dan Ponpes. Ketika acara, tetap mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes) penanganan Covid-19.(rls)







Berita Lainnya :
 
  • Gubri Ajak Masyarakat Jaga Marwah Melayu
  • Investor Lirik KITB, Wabup Husni Merza Terima Kedatangan Audiensi LRDI dan Mitranya
  • SKementerian ATR BPN Setujui Rencana Detail Tata Ruang KITB
  • Sekda Arfan Ucapkan Selamat HUT Riau ke 65
  • HUT ke-65 Riau, Sinergitas Pembangunan Kolaborasi Pemprov Dengan Pemkab Semakin Banyak dan Erat
  • Pj. Camat Sentra Jon Hendri Sampaikan Pidato Gubri Hari Jadi Provinsi Riau Ke - 65
  • Kejari Kota Mojokerto Telisik Dugaan Penyelewengan Dana CSR
  • Kasus Pengadaan Tower PLN, Dua Saksi Diperiksa Penyidik Kejagung
  • Kinerja Kejaksaan RI Meningkat, Majelis Adat Dayak Nasional Apresiasi Kepemimpinan Burhanuddin
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2021 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index