Pemprov Riau Laporkan Hasil Seleksi Pengisian Jabatan Direktur RSJ Tampan ke KASN

Ikhwan Ridwan/int

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi melaporkan hasil seleksi pengisian jabatan Direktur RSJ Tampan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta.

Seluruh tahapan seleksi mulai dari pendaftaran hingga pengumuman kelulusan dilaporkan ke KSAN. Selanjutnya KASN akan melakukan telaah dan kajian. Jika seluruh tahapan seleksi dinyatakan benar dan sesuai aturan. Maka pelantikan pejabat defenitif yang akan menduduki jabatan Direktur RSJ Tampan bisa dilakukan. 

"Nanti pak gubernur yang akan menetapkan satu nama. Yang jelas tiga nama itu sudah ditangani pak Gubernur dan hari ini kita sudah laporkan ke KASN," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan, jumat(16/9/2022).

Adapun tiga peserta calon Direktur RSJ Tampan yang masuk tiga besar diantaranya adalah Annisa Indrasari, Elita Sari, serta Sri Sadono Mulyanto. 

Sebagai informasiz Annisa Indrasari merupakan ASN dari Pemko Pekanbaru, kemudian dr Elita Sari adalah ASN dari Pemprov Riau yang saat ini bertugas di RSJ Tampan dan sempat menjadi Plt RSJ Tampan.

Kemudian Sri Sadono Mulyanto merupakan seorang dokter gigi ASN dari Pemkab Bengkalis.

"Tiga nama yang mendapatkan nilai paling tinggi sudah diumumkan," katanya.

Ketiga nama yang sudah dinyatakan lulus akhir tersebut, diminta melakukan tes kesehatan jasmani, rohani dan bebas narkoba di Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau. 

Tes kesehatan dijadwalkan pada 14 September 2022. Adapun biaya tes kesehatan jasmani, rohani dan bebas narkoba dibebankan kepada peserta.

Ikhwan menyatakan hasil penetapan tiga nama besar calon Direktur RSJ Tampan tersebut berdasarkan total penilaian yang telah dijalani tahapan sebelumnya. Yakni hasil dari rekam jejak, asesmen center, penulisan makalah, dan wawancara akhir.

"Dari penilaian itu, kemudian keluarlah tiga dari empat nama yang sebelumnya yang mengikuti tahapan pemaparan makalah. Sementara, untuk total peserta sebelumnya ada lima, lalu salah satu peserta tidak hadir karena alasan sakit setelah melewati tahapan administrasi dan tes manajerial," katanya. (*1/rls) 

TERKAIT