Wabup Siak Husni Merza Terima Kunjungan Forpimawa

SIAK, LIPO - Wakil Bupati Siak Husni Merza menerima secara langsung kunjungan Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan (FORPIMAWA) Se-Indonesia 2022 di Kabupaten Siak, di Balai Datuk 4 Suku, Komplek Perumahan Abdi Praja, Kecamatan Siak, Kamis (22/9/2022).

Dalam sambutannya, Ketua Forum Wakil Rektor Perguruan Tinggi, yang juga Wakil Rektor 3 UNRI Prof.Dr. Iwantono, M.Phil mengucapkan syukur hari ini dia bersama rombongan berkesempatan untuk berkunjung ke Kabupaten Siak, dalam rangka Kunjungan Wisata, yang merupakan Rangkaian Rapat Kerja Nasional 2022.

"Alhamdulillah, siang ini kami dari Forpimawa berkesempatan untuk berkunjung ke Kabupaten Siak, dan sebelum kesini kami terlebih dahulu berkunjung ke Istana Siak," kata Iwantono.

Selain itu, Ketua Umum Forpimawa tersebut juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Siak, yang telah menyambut kehadirannya bersama rombongan dengan sebaik mungkin.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemda Siak dan juga Bapak Wakil Bupati Siak, yang telah menyambut kehadiran kami dengan sangat baik dan beserta jamuannya," ucapnya.

Meskipun sering ke Istana Siak, Ketua Umum Forpimawa mengaku setiap berkunjung ke Istana Siak selalu mendapatkan cerita sejarah baru dari kerajaan Siak.

"Saat berada di Istana Siak, kawan-kawan mengatakan bahwa apa yang ada di Istana Siak cukup lengkap dan terawat. Kami juga mendengar bahwa Kerajaan Siak merupakan salah satu Kerajaan yang menyumbang ke Republik Indonesia sebesar 13 juta Gulden saat NKRI baru saja berdiri, ini yang luar biasa," kata Iwantono.

Selanjutnya, Wakil Bupati Siak Husni Merza mengucapkan selamat datang kepada rombongan Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan (FORPIMAWA) di Kabupaten Siak.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak, kami mengucapkan selamat datang kepada Ketua Forum Wakil Rektor Perguruan Tinggi, yang juga Wakil Rektor 3 UNRI Prof. Dr. Iwantono, M.Phil, beserta rombongan yang telah menyempatkan untuk berkunjung ke Kabupaten Siak, Negeri Istana," kata Husni.

Husni menjelaskan, bahwa pada Agustus lalu, Kabupaten Siak merupakan salah satu Daerah yang diundang untuk menyaksikan penyerahan sertifikat Pantun sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dari UNESCO di Jakarta.

"Diundangnya Siak karena Siak menyumbang Tari Zapin yang Syair di dalamnya merupakan bait-bait pantun. Ini merupakan pertimbangan dari UNESCO. Oleh karena itu, Siak dianggap sebagai pendukung untuk Pantun sebagai Warisan Budaya Tak Benda," jelas Wabup Husni.

Selain itu, Wabup Husni mengatakan bahwa untuk meningkatkan Pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Siak juga mempunyai Program yang bernama Bupati Kerja dan Ngantor (Bujang) di Kampung.

"Jadi setiap hari Jum'at, Bupati dan Wakil Bupati Siak membawa beberapa Dinas yang terkait dengan Pelayanan kepada masyarakat, untuk datang ke Kampung-Kampung, yang lokasinya jauh dari Kota Siak, untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, seperti pelayanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Sosial, Kesehatan dan lainnya," jelas Wabup Siak.

Masih kata Husni, Pemerintah Kabupaten Siak juga mempunyai Komitmen melalui Program Satu Sarjana di Keluarga Program Keluarga Harapan (PKH).

"Alhamdulillah beberapa hari yang lalu, kamu telah melepas 129 orang mahasiswa baru dari Program tersebut, untuk berkuliah di beberapa Universitas. Ini merupakan salah satu cara untuk memutuskan mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Dengan anaknya nanti menjadi Sarjana, kemiskinan tersebut tidak diwariskan kepada anak dan cucunya dimasa yang akan datang," harap Husni.

Program Satu Sarjana di Keluarga PKH tersebut, jelas hanya untuk masyarakat yang mempunyai Identitas di Kabupaten Siak. (*11) 

TERKAIT