Sampah Menumpuk di Pasar Kodim, TPS Ilegal Kian Meresahkan di Kota Pekanbaru

Sampah Menumpuk di Pasar Kodim, TPS Ilegal Kian Meresahkan di Kota Pekanbaru
Tumpukan Sampah di Salah Satu Sudut Kota Pekanbaru/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Berbagai jenis plastik tak terpakai dan limbah rumah tangga menyatu menjadi satu di tempat pembuangan sementara (TPS) di perempatan Pasar Kodim pada Rabu sore (24/04/2024). 

Air yang seharusnya berwarna bening pun berubah menjadi kehitaman di tengah tumpukan sampah tersebut.

Tak ketinggalan kerumunan lalat berkumpul di tumpukan sampah, menciptakan pemandangan yang menjijikkan.

Menurut petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, tempat tersebut adalah area TPS resmi. Namun, masih banyak tumpukan sampah yang belum tertangani dengan baik.

“Disini TPS resmi, tapi masih banyak tumpukan sampahnya,” ujar salah satu petugas kepada liputanoke.com.

Tidak hanya itu, keberadaan TPS ilegal juga semakin memperparah kondisi sampah di Kota Pekanbaru. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Ingot Ahmad Hutasuhut, menyatakan, bahwa TPS ilegal menyebabkan timbulan sampah di luar area TPS legal.

“Untuk TPS legal, kalau saya tidak salah, ada sekitar 67,” ujar Ingot pada liputanoke.com pada Rabu (24/04/2024) lalu.

Namun, menurutnya, terdapat 140 TPS ilegal dari lima kecamatan, sebuah jumlah yang mengkhawatirkan. 

Ingot menyayangkan keberadaan TPS ilegal tersebut karena TPS yang legal melalui proses panjang, melalui sosialisasi yang intens antara kecamatan dan kelurahan yang terlibat.

Demi meminimalisir kehadiran TPS ilegal, Ingot mengajak masyarakat untuk melaporkannya kepada Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakum). Selain itu, kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dianggap sebagai salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan sampah.

“Makanya kita harus ada kerjasama, sinergi antara tokoh-tokoh masyarakat dan DLHK dalam hal ini,” ujar Ingot.

Meskipun demikian, Ingot juga berharap agar masyarakat dapat memaklumi apabila beberapa titik TPS ilegal tidak segera dibersihkan. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan petugas dalam mengatasi TPS ilegal yang sering berpindah-pindah dan terus bertambah jumlahnya.*****

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Sampah

Index

Berita Lainnya

Index