PEKANBARU, LIPO - Satgas DLHK Kota Pekanbaru, berhasil menjaring sejumlah angkutan sampah mandiri ilegal di berbagai tempat beberapa pekan terakhir.
Bahkan Satgas DLHK ada mendapati armada mengangkut sampah dari luar daerah Pekanbaru dan membuangnya ke TPS liar yang ada di pinggir jalanan Pekanbaru.
Selain angkutan sampah ilegal, Satgas DLHK juga mendapati warga membuang sampah sembarangan.
Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra mengatakan angkutan mandiri yang terjaring mulai dari mobil pickup, becak motor, hingga sepeda motor berkeranjang.
"Sudah banyak kita tangkap (angkutan mandiri.red) dan kita sanksi. Kita patroli setiap malam. Kita awasi ketat," kata Reza Aulia Putra, Senin (27/4/2026).
Menurutnya, ada sejumlah wilayah pinggiran kota yang rawan terhadap aksi buang sampah sembarangan ini.
Di antaranya, Jalan HR Soebrantas Tepat di depan Kampus UIN Suska Riau, Jalan Air Hitam, Jalan SM Amin, dan Garuda Sakti.
"Yang banyak itu di daerah perbatasan Pekanbaru - Kampar. Kita harus menegakan aturan terhadap sampah ini lebih ketat. Kota Pekanbaru (penghasil) sampahnya sudah banyak per harinya, kita tidak mau ada sampah dari luar Pekanbaru masuk ke Pekanbaru," jelasnya.
Ia menegaskan, mereka yang terjaring membuang sampah sembarangan bakal dilakukan penindakan. Ada sanksi denda administratif hingga bisa berujung pidana.*****