ABK KM Makmur Jaya 89 Terjatuh di Perairan Bengkalis, Hari Ketiga Belum Ditemukan

ABK KM Makmur Jaya 89 Terjatuh di Perairan Bengkalis, Hari Ketiga Belum Ditemukan
Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap seorang Anak Buah Kapal/lipo

PEKANBARU, LIPO – Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Makmur Jaya 89 yang diduga terjatuh ke laut di perairan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.

Hingga Rabu (7/1/2026), korban bernama Rapat (38) belum ditemukan dan operasi SAR telah memasuki hari ketiga.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi mengatakan, informasi awal diterima pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 13.50 WIB dari seorang ABK bernama Muslim.

Ia melaporkan bahwa telah terjadi kecelakaan kapal berupa Man Overboard (MOB) atau orang jatuh ke laut pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di perairan Bengkalis pada titik perkiraan lokasi kejadian (LKP) dengan koordinat 1°30’46” Lintang Utara dan 102°41’46” Bujur Timur.

Berdasarkan keterangan saksi, pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 11.55 WIB, saksi Muslim dan korban Rapat terbangun dari tidur.

"Korban kemudian meminta tepung kepada saksi untuk memasak. Saat saksi pergi mencari tepung dan kembali ke lokasi, korban sudah tidak berada di tempat," kata Budi.

Mengetahui hal tersebut, seluruh ABK KM Makmur Jaya 89 yang berjumlah lima orang langsung melakukan pencarian ke seluruh bagian kapal. Namun, korban tidak ditemukan sehingga diduga kuat terjatuh ke laut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Senin (5/1/2026) pukul 14.10 WIB, Tim Rescue Unit Siaga SAR Meranti yang berjumlah empat personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh sekitar 29 nautical mile dan heading 359 derajat.

Tim tiba di LKP sekitar pukul 16.40 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR terkait untuk melakukan pencarian.

Penyisiran dilakukan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 Meranti di sekitar LKP. Namun hingga pukul 18.00 WIB, hasil pencarian masih nihil dan operasi dihentikan sementara pada pukul 18.05 WIB untuk dilanjutkan keesokan harinya.

Pada Selasa (6/1/2026), Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian sesuai Rencana Operasi SAR hari kedua (H2) dengan area pencarian yang telah ditentukan. Pencarian berlangsung hingga sore hari, namun korban belum juga ditemukan.

Memasuki hari ketiga, Rabu (7/1/2026), Tim SAR Gabungan kembali melakukan briefing pada pukul 07.00 WIB dan melanjutkan pencarian sesuai Rencana Operasi SAR H3 dengan memperluas area pencarian di sekitar perairan Bengkalis.

"Tim SAR Gabungan juga terus berkoordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat setempat. Warga yang ikut membantu pencarian diimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan dan menggunakan alat pelindung diri," tutupnya.(***)

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Tim SAR

Index

Berita Lainnya

Index