Dugaan Perselingkuhan Sekantor Berujung Laporan, Begini Sikap Dirut RSUD AA

Dugaan Perselingkuhan Sekantor Berujung Laporan, Begini Sikap Dirut RSUD AA
Ilustrasi/F: int

PEKANBARU, LIPO - Kabar tak sedap muncul di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Kali ini soal dugaan perselingkuhan antara pejabat dengan staf. 

Dimana seorang istri berinisial YP, melaporkan dugaan perselingkuhan suaminya berinisial MF dengan Kabag di RSUD AA, berinisial DN. 

MF sendiri merupakan bawahan DN di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Riau tersebut.

YP melaporkan dugaan perselingkuhan tersebut Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, pada 12 Desember 2025

Sebagai barang bukti, YP menyertakan barang bukti dalam laporannya berupa foto dan tangkapan layar percakapan WhatsApp antara MF dan DN. Ia menduga keduanya keduanya menikah siri. 

"Saya sudah melaporkan ke BKD dan melampirkan bukti-bukti yang saya miliki," kata YP, mengutip laman riauaktual, Jum'at (13/2/2026).

Menurut YP, kecurigaan terhadap hubungan keduanya bermula pada 27 Februari 2025. Ia mengaku mulai merasakan perubahan sikap suaminya sejak saat itu.

Pada 10 Maret 2025, MF disebut menyampaikan niat untuk menikah lagi. Sejak pengakuan itu, rumah tangga mereka kerap diwarnai pertengkaran.

YP juga mengaku sempat mendatangi rumah DN pada 25 September 2025. Di sana terjadi pertemuan antara dirinya dan perempuan yang diduga menjadi selingkuhan suaminya tersebut.

Sehari setelah kejadian itu, MF disebut mengakui telah menikah siri dengan DN.

"Dia mengaku sudah menikah siri," ujar YP.

Meski sempat berjanji mengakhiri hubungan, YP mengaku kembali menemukan bukti komunikasi dan pertemuan keduanya hingga awal Desember 2025.

Ia menilai tidak ada itikad baik dari suaminya untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Merasa dirugikan, YP memastikan akan membawa persoalan ini ke ranah hukum. Ia mengaku tengah mempersiapkan langkah hukum lanjutan selain laporan ke BKD.

Terkait adanya laporan YP soal dugaan perselingkuhan tersebut, Direktur Utama Rumah Sakit Arifin Achmad, Yusi Prastiningsih,  mengaku baru mengetahui setelah pihak inspektorat turun ke rumah sakit. 

“Tahu nya setelah inspektorat turun ke rumah sakit, sebelumnya kita tak tahu,” jelas Yusi kepada LIPUTANOKE, Jumat (13/02/26).

Ditanya soalnya sikapnya sebagai Dirut RSUD AA, Yusi menyerahkan prosesnya kepada BKD Riau. 

“Karena laporan dari pihak yang merasa telah dirugikan telah masuk ke BKD, tentu kita serahkan prosesnya ke BKD persoalan ini,” tukas Yusi yang baru saja dilantik tersebut. 

Yusi berpesan kepada seluruh pegawai rumah sakit agar bekerja dengan profesional melayani masyarakat, dan menjaga nama baik RSUD AA. *****

 

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Selingkuh

Index

Berita Lainnya

Index