Polda Riau Intensifkan KRYD Usai Operasi Ketupat 2026, Arus Balik Dipastikan Tetap Aman dan Lancar

Polda Riau Intensifkan KRYD Usai Operasi Ketupat 2026, Arus Balik Dipastikan Tetap Aman dan Lancar
Kepolisian Daerah Riau mengaktifkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan /lipo

PEKANBARU, LIPO– Kepolisian Daerah Riau mengaktifkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada 26–29 Maret 2026 sebagai langkah lanjutan usai berakhirnya Operasi Ketupat 2026.

Kegiatan ini digelar untuk menjaga stabilitas keamanan dan memastikan kelancaran arus balik Lebaran yang masih berlangsung di sejumlah wilayah.

Peningkatan aktivitas personel di lapangan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta lonjakan kendaraan yang umum terjadi pada periode arus balik. Dalam pelaksanaannya, Polda Riau mengedepankan pendekatan preventif dan preemtif, disertai penegakan hukum secara tegas dan proporsional.

Sejumlah lokasi yang dinilai rawan kemacetan, kecelakaan, maupun potensi kerawanan kamtibmas menjadi fokus pengamanan. Petugas melakukan patroli skala besar, pengaturan lalu lintas di jalur utama, serta rekayasa lalu lintas situasional untuk menjaga kelancaran kendaraan.

Pusat-pusat aktivitas masyarakat juga mendapat perhatian khusus. Kehadiran personel di titik strategis diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mempercepat respon terhadap dinamika di lapangan.

Polda Riau turut menggandeng TNI, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait untuk mendukung pelaksanaan KRYD. Sinergi ini disebut menjadi elemen penting dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif sepanjang arus balik Lebaran.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan peningkatan KRYD bertujuan memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar hingga arus balik dinyatakan tuntas.

“KRYD kami tingkatkan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan kamtibmas maupun kepadatan arus lalu lintas. Personel disiagakan di titik strategis untuk memastikan masyarakat dapat kembali ke tempat aktivitas dengan aman,” kata Pandra, Sabtu (28/3/2026).

Ia juga mengimbau pemudik untuk tetap disiplin mematuhi aturan lalu lintas serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.

"Polda Riau memastikan pemantauan akan terus dilakukan secara intensif hingga seluruh rangkaian arus balik selesai. Langkah cepat akan diambil bila ditemukan potensi gangguan yang dapat menghambat kelancaran arus kendaraan," ungkapnya.

Dengan pelaksanaan KRYD yang diperkuat, situasi keamanan dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Riau pada arus balik Lebaran 2026 diharapkan tetap aman, tertib, dan kondusif.(***)

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Polda Riau

Index

Berita Lainnya

Index