Tembus 3.048 Titik! Sumsel Sumbang Hotspot Terbanyak di Sumatera, Riau 9 Titik

Tembus 3.048 Titik! Sumsel Sumbang Hotspot Terbanyak di Sumatera, Riau 9 Titik
Ilustrasi/F: int

PEKANBARU, LIPO - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Sumatera kembali memburuk. Berdasarkan pembaruan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebanyak 3.048 titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah Sumatera, Sabtu (17/10/2026).

Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi penyumbang terbesar dengan 2.558 titik panas, atau lebih dari 80 persen dari total hotspot di Sumatera.

Data tersebut disampaikan Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Elisa JS Kedang. Ia menyebut ribuan titik panas itu tersebar di hampir seluruh provinsi di Sumatera.

"Di Provinsi Riau, BMKG mendeteksi sembilan titik panas yang tersebar di lima kabupaten dan kota," ujar Elisa.

Selain Sumsel, titik panas juga terdeteksi di Jambi sebanyak 206 titik, Lampung 130 titik, Bangka Belitung 119 titik, dan Bengkulu 18 titik.

Sementara Aceh dan Sumatera Barat terpantau relatif minim, masing-masing hanya tiga titik panas.

Khusus di Riau, 9 titik panas tersebar di: Bengkalis: 3 titik,  Siak: 2 titik, Kampar: 2 titik, Pelalawan: 1 titik, Dumai: 1 titik 

Dominasi hotspot di Sumatera Selatan menjadi perhatian serius, mengingat hembusan angin yang membawa kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah di Riau dalam beberapa hari terakhir.

BMKG mengingatkan masyarakat Riau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap karhutla bagi kesehatan, terutama gangguan pada sistem pernapasan.

Warga dihimbau untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan mengurangi aktivitas luar rumah jika kondisi asap semakin pekat.

Masyarakat juga diminta aktif memantau perkembangan informasi cuaca dan sebaran titik panas melalui kanal resmi BMKG sebagai langkah antisipasi potensi karhutla susulan.****

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Karhutla

Index

Berita Lainnya

Index