Sabtu, 04 Juli 2020
Follow:
 
Iran Terbitkan Surat Perintah Penangkapan Donald Trump

elpi | Internasional
Selasa, 30/06/2020 | 09:25:31 WIB
TEHERAN, LIPO - Iran telah mengeluarkan surat perintah penangkapan dan meminta bantuan Interpol untuk menahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Jaksa Ali Alqasimehr mengatakan, Trump diduga terlibat dalam serangan yang menewaskan Komandan Garda Revolusi Iran, Qassem Soleimani pada 3 Januari lalu.

"Trump menghadapi tuduhan pembunuhan dan terorisme," ujar laporan kantor berita ISNA.

Alqasimehr menekankan Iran akan terus mengejar penuntutannya bahkan setelah periode kepresidenan Trump berakhir. Alqasimehr juga dikutip mengatakan Iran telah meminta "red notice" untuk Trump, yakni pemberitahuan tingkat tertinggi yang dikeluarkan oleh Interpol.

Di bawah "red notice", otoritas setempat melakukan penangkapan atas nama negara. Pemberitahuan tidak dapat memaksa negara untuk menangkap atau mengekstradisi tersangka, tetapi dapat menempatkan pemimpin pemerintah membatasi perjalanan tersangka.

Setelah menerima permintaan "red notice", Interpol bertemu dengan komite dan membahas apakah akan membagikan informasi atau tidak dengan negara-negara anggotanya. Interpol tidak memiliki persyaratan untuk membuat pemberitahuan apa pun ke publik, meskipun beberapa dipublikasikan di situs webnya.

Interpol, yang berbasis di Lyon, Prancis, mengatakan bahwa konstitusinya melarangnya melakukan intervensi atau kegiatan apa pun yang bersifat politik, militer, agama atau ras. "Karena itu, jika atau ketika ada permintaan seperti itu dikirim ke Sekretariat Jenderal, Interpol tidak akan mempertimbangkan permintaan seperti ini," ujar pernyataan Interpol, dilansir Aljazirah.

Utusan AS untuk Iran, Brian Hook menggambarkan tindakan Iran sebagai aksi propaganda. Brian mengatakan, Interpol tidak akan melakukan intervensi dan mengeluarkan "red notice" yang didasarkan pada sifat politik.

"Ini adalah sifat politik. Ini tidak ada hubungannya dengan keamanan nasional, perdamaian internasional atau mempromosikan stabilitas. Ini adalah aksi propaganda yang tidak seorang pun menganggap serius," ujar Hook.(lipo*3/rol)



Berita Lainnya :
 
  • Ini Nostalgia Saya Dulu, Pangdam I/BB yang Putra Seorang Prajurit Brimob Berkunjung ke Polda Riau
  • Alhamdulillah, Lagi 6 Pasien Positif Covid-19 di Inhil Sembuh
  • Permudah Layanan, Masyarakat Inhil Bisa Urus Sejumlah Adminduk Secara Online dan Cetak Sendiri
  • Nama Induknya Ngatini, Syamsuar Beri Nama Anak Gajah Damar
  • Tim Gugus Tugas Covid-19 Kateman dapat Bantuan 20 Baju APD Hazmat dari Yayasan Vioni Bersaudara
  • Diketahui Pernah Gabung Gowes dengan Pasien SA, ini Hasil Rapid Test Sekda Kuansing
  • Putus Mata Rantai Covid-19, PAC PP Inuman Bagi-bagi Masker di Pasar
  • Jika Diamanahkan Masyarakat, Andi Putra- Suhardiman akan Berdayakan BUMDes
  • Pendamping PKH Dinas Sosial Adakan Sosialisasi Bagi Penerima PKH Warga Desa Koto Sentajo
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index