Jum'at, 18 Oktober 2019
Follow:
 
Dipanaskan Berulang, Minyak Goreng Curah-Kemasan Berbahaya

elpi | Lifestyle
Rabu, 09/10/2019 | 05:40:05 WIB
JAKARTA, LIPO - Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan tak hanya minyak curah, minyak goreng kemasan yang digunakan berulang kali kali juga bisa menimbulkan efek kesehatan.

Pemanasan berulang memunculkan lemak trans yang bisa menimbulkan gangguan jantung dan pembuluh darah.

Kepala Balitbangkes Kemenkes Siswanto mengatakan, Kemenkes tidak memiliki riset khusus mengenai bahaya kesehatan minyak curah. Namun, dia menjelaskan, secara umum bukan minyak curah atau minyak goreng kemasan yang berbahaya untuk kesehatan, melainkan minyak yang digunakan berulang kali.

"Minyak yang dipakai berkali-kali, baik minyak curah maupun minyak goreng kemasan menghasilkan lemak trans (trans fat) yang menyebabkan gangguan pembuluh darah dan jantung," katanya saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (8/10).

Siswanto menjelaskan, trans fat bisa terbentuk karena beberapa hal, yaitu pembuatan margarin dari minyak, proses hidrogenisasi, hingga proses penjernihan minyak. Lemak trans juga tercipta ketika proses penggorengan makanan.

"Karena itu, trans fat bisa terbentuk ketika memakai minyak curah atau minyak goreng kemasan untuk menggoreng makanan, apalagi digunakan berkali-kali," katanya.

Siswanto meminta masyarakat menggunakan minyak curah maupun minyak goreng kemasan digunakan berulang maksimal sebanyak tiga kali. Dia menjelaskan, semakin sering minyak ini digunakan untuk menggoreng maka kandungan lemak transnya semakin tinggi.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan, per Januari 2020 minyak goreng curah tak lagi boleh beredar di pasaran karena dianggap tidak sehat dan higienis. Sebagai gantinya, minyak goreng kemasan akan dipasarkan secara masif dan harganya dijanjikan bakal terjangkau.(lipo*3/rol)




Berita Lainnya :
 
  • Dinilai Sumber Masalah Petani, Kanal Dibendung PT BKM Akhirnya Dibongkar
  • Ada Emak-emak, Marlius Pede Daftar ke PKS
  • Jurnalistik Goes to School, PWI Inhu Latih Ratusan Siswa
  • Ini Kinerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Periode 2014-2019
  • Kepala Balai Bahasa Riau: Surat Dinas Mengatur Bentuk dan Bahasa
  • PKS Inhu Sebut Calon dari PKB Sangat Istimewa
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index