Rabu, 12 08 2020
Follow:
 
Mahasiswa Demo Mendagri Minta Tunda Pengesahan Plt Bupati Bengkalis

Elfi | Nasional
Kamis, 13/02/2020 | 14:49:37 WIB
JAKARTA,  - Kelompok mahasiswa yang menamakan diri Republik Suara Mahasiswa Nusantara  menggelar aksi damai di depan kantor Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (13/02), pukul 11.00 wib. 

Puluhan mahasiswa tersebut menyampaikan aspirasinya kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian terkait dengan situasi politik dan pemerintahan di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau saat ini. 

Dalam orasinya, Rudri Musdianto meminta kepada Menteri Dalam Negeri supaya tidak terburu-buru menindak lanjuti pengesahan penunjukan Plt. Bupati Bengkalis pasca ditahannya Bupati Bengkalis non aktif Amril Mukminin oleh KPK RI. Hal itu disebabkan oleh Wakil Bupati Bengkalis Muhammad juga merupakan tersangka kasus korupsi yang sedang dikembangkan oleh Polda Riau.

"Kami meminta agar Menteri Dalam Negeri untuk tidak mengesahkan H. Muhammad sebagai Plt.  Bupati Bengkalis karena yang bersangkutan sudah diultimatum Polda Riau untuk dijemput paksa" teriak Rudri dalam orasinya.

Mahasiswa juga mengingatkan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk tidak mempengaruhi proses hukum tersangka Muhammad walaupun yang bersangkutan adalah pejabat negara, karena justru jika tersangka korupsi ini ditunjuk sebagai pelaksana tugas sehari-hari Bupati Bengkalis sangat dikwatirkan menyalahgunakan kekuasaanya untuk menyelamatkan dirinya dari jeratan hukum. 

Dalam perkara yang melibatkan tersangka H. Muhammad tersebut telah bergulir di pengadilan dan telah menjebloskan kontraktor, konsultan pengawasan dan PPTK kegiatan tersebut ke penjara.

"Menteri dalam negeri harus memberikan izin kepada kepolisian untuk menahan tersangka H. Muhammad untuk menuntaskan perkara korupsi pipa transmisi PDAM Inhil Riau untuk keadilan, karena nama Muhammad dalam persidangan dan putusan pengadilan jelas disebutkan keterlibatannnya, jangan sampai menjadi preseden buruk bagi kemendagri karena menghalangi penegakan hukum," teriak Rudri dalam orasinya.

Aksi mahasiswa ini diterima oleh Bapak Maliaki dari pihak Direktorar Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri.

"Aspirasi ini kami terima dan akan kami sampaikan kepada pimpinan untuk dibahas karena dalam lima tahun terakhir ini Kemendagri didemo jadi ini akan menjadi perhatian besar bagi Kemendagri," ujar Maliaki. 

Pihak mahasiswa menyampaikan dalam aksinya, bahwa akan kembali mendatangi Kementerian Dalam Negeri dengan jumlah massa yang lebih besar jika aspirasinya tidak ditanggapi.

"Demi kondusifitas di Kabupaten Bengkalis dan menjawab keresahan masyarakat Kabupaten Bengkalis, maka kami akan terus berjuang dan hadir disini kedepan dengan massa yang lebih besar," ancam Rudri dalam orasinya. (lipo*1)



Berita Lainnya :
 
  • Tim Gugus Tugas Akui Bupati dan Istriya Positif Corona
  • PDIP Terbitkan Dukungan kepada Dua Kader PKB Maju di Pilkada 2020
  • Di Riau Hari ini 19 Orang Positif Covid-19, 28 Pasien Sembuh
  • Meski New Normal, UPTD Kesehatan Puskesmas Sentra Harapkan Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
  • Gara-gara HP tidak Bisa Dihubungi, Istri Sibuk Nyari Suami ke Warung Kopi
  • Banyak Kader yang Maju di Pilkada, Muswil PAN Riau Ditunda Lagi
  • Polda Riau Serahkan Berkas Perkara Dugaan Korupsi Muhammad ke Kejati
  • Posko Pencegahan Covid-19 di Wilayah Perbatasan Kabupaten Siak Terus Siaga
  • Polres Siak Tangkap Empat Pelaku Pencurian Sepeda Motor
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index