Jum'at, 29 Mei 2020
Follow:
 
Ketua DPRD Dimosi Tidak Percaya Lima Fraksi, Ini Tanggapan Fraksi PKS

elpi | Politik
Selasa, 19/05/2020 | 05:40:27 WIB
PEKANBARU, LIPO - Hujan interupsi mendadak terjadi dalam rapat paripurna di DPRD Kota Pekanbaru, Senin (18/5/2020). Satu persatu perwakilan fraksi di DPRD Kota Pekanbaru menyampaikan interupsi.

Ada lima fraksi yang menyampaikan interupsi. Mereka yakni Fraksi Demokrat, Fraksi Gerindra Plus, Fraksi Hanura-Nasdem, Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Golkar.

Mereka menyampaikan interupsi saat Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani hendak membuka rapat paripurna. Rapat paripurna ini dengan agenda laporan pansus terkait pembahasan LKPJ Kepala Daerah Kota Pekanbaru Tahun 2019.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Pekanbaru, Masni Erawati dalam interupsinya menyampaikan mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani. Ia merasa tujuh bulan kepemimpinan Hamdari tidak ada ketenangan dan kesejukan.

Masni menilai Hamdani tidak bisa mengayomi ketujuh fraksi yang ada.

"Kami dari fraksi golkar menyatakan mosi tidak percaya terhadap pimpinan," terangnya.

Masni langsung melakukan walkout dalam rapat paripurna ini. Namun ada dua Fraksi Golkar yang tetap mengikuti rapat.

Ada juga sejumlah anggota fraksi lainnya yang tetap bertahan. Walau fraksinya menyatakan mosi tidak percaya.

Anggota Fraksi Hanura-Nasdem DPRD Kota Pekanbaru, Eri Sumarni menyebut bahwa ada puluhan anggota dewan sudah menandatangani surat mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD Kota Pekanbaru. Ada 27 orang anggota dewan yang menandatangani surat tersebut.

"Jadi kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD Kota Pekanbaru," papar Politisi Hanura.

Mereka bakal menyampaikan surat mosi ini ke Badan Kehormatan DPRD Kota Pekanbaru. Aksi interupsi ini diikuti dengan aksi walk out oleh 27 anggota DPRD Kota Pekanbaru.

Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani Seusai Paripurna mengatakan Bahwa Dalam Tata Tertib DPRD Pekanbaru tidak ada mosi tidak percaya, tapi kami selaku pihak yang di mosi tidak percaya menganggap ini adalah dinamika politik yang bisa menganti Kami Selaku Ketua DPRD sudah di atur dalam Undang- Undang dan turunannya.

" ya kita nilai ini hanya dinamika politik saja dan kepada yang melakukan mosi tidak percaya itu hak mereka, yang penting kami selama ini selalu mengakomodir keinginan dari seluruh anggota" tegasnya

Sabaruddi ST dari PKS menambahkan walaupun beribu mosi tidak percaya Hamdani tetap ketua DPRD

" Seribu mosi tidak percaya pun Hamdani tetap ketua DPRD dari PKS" tegas Sabaruddi.(lipo*3/src)



Berita Lainnya :
 
  • Sukseskan New Normal, Polda Riau Libatkan 1.131 Personel
  • RSUD Arifin Achmad Buka Pelayanan Swab Untuk Masyarakat
  • Jokowi Sebut Pembukaan Sektor Pariwisata tak Usah Tergesa-gesa
  • Sepekan Tak Ada Penambahan Kasus Positif Covid- 19 di Pekanbaru
  • 3 Kabupaten di Riau Ini Tak Perlu Jalani New Normal, Ini Alasannya
  • Kebijakan New Normal Dilaksanakan, Pemkab Siak akan Buka Kembali Istana Siak
  • Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Siak Dukung Penuh kebijakan New Normal
  • Data Grafis Pasien Covid-19 Inhil Terus Turun
  • Wabup SU Ucapkan Terima Kasih Atas Bantuan DPC PKB Inhil Dalam Penanggulangan Covid-19
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index