Senin, 30 November 2020
Follow:
 
Melalui Program KKN, Dua Mahasiswa UIN Suska Bagikan Hand Sanitizer Alami & Bibit Toga

ELFI | Bandar Serai
Senin, 24/08/2020 | 23:40:01 WIB

TERKAIT:
 
 
LIPO - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), yang beranggotakan Putri Agramutia, dan Hilda Handayani melaksanakan program KKN DR di Desa Sri gading, Lubuk Dalam, Siak, Riau, Minggu  (26/07/2020).

Semenjak masa pandemi covid-19 berlangsung, banyak masyarakat hanya bisa menetap di rumah, dan bekerja keluar untuk mencari sandang pangan demi memenuhi kebutuhan. 

Masyarakat di daerah Lubuk Dalam, dan sekitarnya memiliki mata pencaharian sebagai petani kelapa sawit. Alhasil sering berinteraksi dengan sesama pekerja dan juga kadang berinteraksi dengan pengepul sawit hingga ke rumah.

Di saat situasi dan kondisi seperti ini, menjaga jarak tentulah sangat penting untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Untuk pencegahan, penggunaan hand sanitizer dan sering mencuci tangan akan dapat mengurangi penyebab terjadinya penularan virus tersebut. 

Penggunaan hand sanitizer sendiri umumnya mengandung alkohol, sehingga sebagian orang tidak bisa memproduksi  hand sanitizer yang mengandung alkohol secara mandiri.  Karena alasan itulah mahasiswa KKN DR ini berinisiatif untuk membagikan hand sanitizer alami yang terbuat 100% dari daun sirih.

Mengutip pernyataan Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Prof. Dr. Arif Sumantri, di laman Merdeka.com, Ia mengatakan, daun sirih mempunyai fungsi sebagai antiseptik alami. Fungsinya untuk membunuh mikrobakteri jahat termasuk virus corona (Covid-19).

"Masyarakat bisa memanfaatkan disinfektan alami seperti misalnya daun sirih," ujar Prof. Dr. Arif Sumantri, Senin (30/3/2020).

Cara membuat Hand Sanitizer Alami dari daun sirih sangatlah mudah, cukup rebus daun sirih sebanyak10-15 lembar dengan air 10 gelas, rebus, kemudian daunnya di peras agar sarinya keluar, kemudian didinginkan, dan masukkan ke dalam botol spray.

Pemberian bibit toga bertujuan untuk tetap produktif, sekaligus memberikan arahan kepada ibu-ibu untuk senantiasa menanam toga disekitar rumah, karena manfaat toga bukan hanya untuk masa pandemi saja, bisa juga dibudidayakan dan bahkan dapat bernilai uang. (*1)





Berita Lainnya :
 
  • LPPM UNRI Desain Masreplan Ruang Terbuka Hijau Desa Lambang Sari INHU
  • Kejati Riau Usut Perkara Dugaan Bagi-bagi Proyek di Kabupaten Bengkalis
  • Sukseskan Pengamanan Pilkada Tahun 2020, Polres Siak Gelar Simulasi Sispamkota
  • Bawaslu Gandeng Komunitas & Pemilih Pemula Sosialisasikan Pengawas Pilkada Kuansing 2020
  • Polres Pelalawan Usut Temuan 51 Paket Sembako Milik Salah Satu Paslon
  • Tinggalkan RS Lewat Belakang, HRS Layangkan Sepucuk Surat Pernyataan Terkait Hasil Swab
  • Susi Pudjiastuti Menangis, Sebut Indonesia Satu-satunya Penjual Bibit Lobster di Dunia
  • PKB Solid Dukung KDI, Sugianto: Bohong, Akar Rumput PKB ke KBS
  • Kasus Covid-19 di Riau 29 November: 173 Positif, 196 Sembuh, dan 6 Meninggal
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2020 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index