Minggu, 3 Juli 2022
Follow:
 
Indahnya Pantai Beting & Hutan Mangrov Tanjung Layang, Potensi Wisata Bahari Yang Tersembunyi

Elfi | Travelling
Jumat, 22/10/2021 | 17:55:59 WIB
Pantai Beting/LIPO
TERKAIT:
   
 
SIAK, LIPO - Wakil Bupati Siak Husni Merza menyampaikan Pantai Beting dan Hutan Mangrov yang terletak di Tanjung Layang, Kampung Tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit, memiliki potensi dijadikan wisata bahari di masa mendatang.

"Hari ini kita bersama-sama mendengarkan pemaparan dari konsultan terhadap potensi wisata hutan Mangrov dan Pantai Beting yang ada di Tanjung Layang. Nanti silahkan di tanggapi," kata dia, saat mendengar Ekspose Potensi Kampung Tanjung Kuras Kecamatan, Sungai Apit, di ruang, Pucuk Rebung, Kantor Bupati Siak, Jam'at (22/10/2021).

Hutan Mangrov memiliki luas 25 hektar sementara luaran pantai pasir Beting 7 hektar. Dua potensi utama ini perlu adanya campur tangan pemerintah daerah dan pihak swasta untuk dikembangkan.

Pada kesempatan itu, pemerintah kampung Tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit memiliki harapan yang besar, wisata pesisir di Kabupaten Siak ini dapat di buka, dengan di bukanya lokasi wisata ini, akan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat tempatan.

"Kami sangat mendukung wisata ini di bukan bagi para pengunjung baik lokal maupun luar bisa berkunjung ke Beting. Tinggal lagi bagaimana kita mengemas paket wisata yang di tawarkan dan mempromosikan," kata dia.

Ia juga minta sebelum lokasi wisata ini di lounching, dalam waktu dekat ia ingin melihat dan mengunjungi lokasi wisata Ini.

"Untuk meluncurkan wisata ini, kami tinggal menunggu penetapan tanggal dan kesiapan pemerintah Kampung saja, Sebelum itu, nanti saya berencana akan turun meninjau lokasi, saya akan bawa beberapa kepala dinas," kata dia.

Camat Sungai Apit Wahyudi mengatakan, potensi wisata ini sudah lama di temukan, namun belum tereksplor dengan baik. Perlu dukungan Inprastruktur seperti akses jalan menuju lokasi wisata.

"Ada sekitar 3 kilometer lagi akses jalan yang perlu mendapat perhatian. Selain itu penunjang dari obyek wisata ini layak di buka, tanjung kuras terkenal dengan nenas,kami minta dinas Koperasi dan UMKM memberikan pelatihan kepada warga, bagaimana nenas ini bisa di buat bermacam aneka produk," pintanya.

Selain keindahan alam pesisir, kampung tanjung kuras juga menawarkan produk lokal, seperti makanan khas melayu, kerajinan ayaman tikar pandan, produk makanan berbahan nenas dan madu kelulut. (*11/***)



Berita Lainnya :
 
  • Ratusan Anak Riau Lulus Masuk Bintara Polri, 11 Calon Taruna Akpol Masih Harus Berkompetisi di Semarang
  • Kejuaraan Menembak Jaksa Agung Berjalan Sukses, Ini Juaranya
  • Bikin Ibu-ibu Berteriak, Harga Cabai di Pekanbaru Riau Masih Bertahan di Harga Rp140 Ribu Per Kilo
  • Dituding Lari dari Tanggungjawab, Plt Bupati Kuansing: Guru PPPK Jangan Dipolitisasi
  • Lowongan CPNS 2022 Segera Dibuka, Mahfud: Diprioritaskan untuk Guru
  • Oknum Pejabat Diduga Babat Hutan Lindung, Gubri Minta Diusut Tuntas
  • Hadiri GSSB di Masjid Raya Arrahman, Wagubri : Pemimpin Akan Bertanggungjawab Atas Kepemimpinannya
  • Ikuti PeSONas Tahun 2022, Kadispora Riau Resmi Lepas 157 Kontingen SOIna
  • DPRD Riau Kawal Peralihan Guru Honorer ke PPPK
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2021 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index