Minggu, 28 November 2021
Follow:
 
Indahnya Pantai Beting & Hutan Mangrov Tanjung Layang, Potensi Wisata Bahari Yang Tersembunyi

Elfi | Travelling
Jumat, 22/10/2021 | 17:55:59 WIB
Pantai Beting/LIPO
TERKAIT:
 
 
SIAK, LIPO - Wakil Bupati Siak Husni Merza menyampaikan Pantai Beting dan Hutan Mangrov yang terletak di Tanjung Layang, Kampung Tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit, memiliki potensi dijadikan wisata bahari di masa mendatang.

"Hari ini kita bersama-sama mendengarkan pemaparan dari konsultan terhadap potensi wisata hutan Mangrov dan Pantai Beting yang ada di Tanjung Layang. Nanti silahkan di tanggapi," kata dia, saat mendengar Ekspose Potensi Kampung Tanjung Kuras Kecamatan, Sungai Apit, di ruang, Pucuk Rebung, Kantor Bupati Siak, Jam'at (22/10/2021).

Hutan Mangrov memiliki luas 25 hektar sementara luaran pantai pasir Beting 7 hektar. Dua potensi utama ini perlu adanya campur tangan pemerintah daerah dan pihak swasta untuk dikembangkan.

Pada kesempatan itu, pemerintah kampung Tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit memiliki harapan yang besar, wisata pesisir di Kabupaten Siak ini dapat di buka, dengan di bukanya lokasi wisata ini, akan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat tempatan.

"Kami sangat mendukung wisata ini di bukan bagi para pengunjung baik lokal maupun luar bisa berkunjung ke Beting. Tinggal lagi bagaimana kita mengemas paket wisata yang di tawarkan dan mempromosikan," kata dia.

Ia juga minta sebelum lokasi wisata ini di lounching, dalam waktu dekat ia ingin melihat dan mengunjungi lokasi wisata Ini.

"Untuk meluncurkan wisata ini, kami tinggal menunggu penetapan tanggal dan kesiapan pemerintah Kampung saja, Sebelum itu, nanti saya berencana akan turun meninjau lokasi, saya akan bawa beberapa kepala dinas," kata dia.

Camat Sungai Apit Wahyudi mengatakan, potensi wisata ini sudah lama di temukan, namun belum tereksplor dengan baik. Perlu dukungan Inprastruktur seperti akses jalan menuju lokasi wisata.

"Ada sekitar 3 kilometer lagi akses jalan yang perlu mendapat perhatian. Selain itu penunjang dari obyek wisata ini layak di buka, tanjung kuras terkenal dengan nenas,kami minta dinas Koperasi dan UMKM memberikan pelatihan kepada warga, bagaimana nenas ini bisa di buat bermacam aneka produk," pintanya.

Selain keindahan alam pesisir, kampung tanjung kuras juga menawarkan produk lokal, seperti makanan khas melayu, kerajinan ayaman tikar pandan, produk makanan berbahan nenas dan madu kelulut. (*11/***)



Berita Lainnya :
 
  • JPU Kejari Kuansing Resmi Lakukan Perlawanan Atas Putusan Hakim Membebaskan IAL
  • Polres Siak Tangkap 2 Orang Pengedar Sabu, 1 Orang DPO
  • Sisir Otak Pelaku, Densus 88: Penangkapan Terduga Teroris Disertai Bukti yang Cukup
  • Sita Rp8,95 Milliar Dari Kasus Anak Usaha BUMN, Polda Metro Jaya Belum Tetapkan Tersangka
  • Erick Thohir Dorong BUMB Kolaborasi Pembangunan Infrastruktur Turis Lokal di Riau
  • Mau Disamakan Seperti FPI, Kader PP Riau Unjuk Rasa Minta Junimart Girsang Dicopot
  • Polres Siak Tangkap Pelaku Ilegal Logging, Diduga Babat Cagar Biosfer Giam
  • Bupati Siak Hadiri Peresmian Markas Kodim 0322/Siak
  • Dua Camat Diprediksi Duduki Kursi Kadis di Pemko Pekanbaru
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2021 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index