Minggu, 3 Juli 2022
Follow:
 
Dinas DPPPA Kabupaten Bengkalis Taja Seminar Penyediaan Data Gender di Kawasan Kabupaten & Kota

ELFI | Advertorial
Kamis, 02/06/2022 | 15:30:28 WIB
Seminar Penyediaan Data Gender dan Anak di Kawasan Kabupaten/Kota 2022/LIPO
TERKAIT:
   
 
BENGKALIS, LIPO - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis kembali menggelar seminar dengan tema penyediaan data gender dan anak di kawasan Kabupaten/Kota 2022,  Kamis (02/06/2022), pagi sekitar pukul.08.42 WIB.

Seminar berlangsung di Ballroom Hotel Marina Bengkalis dan diikuti sebanyak 50 peserta dari berbagai instansi Pemerintah diantaranya, UPT DPPPA Kecamatan Mandau, UPT DPPPA Kecamatan Rupat, Kemenag Bengkalis, Dinas Koperasi, Lapas Bengkalis, Polres Bengkalis, Disperindag Bengkalis, Dinas Pendidikan serta peserta dari instansi diruang lingkung Pemerintahan Kabupaten Bengkalis.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengarusutamaan Data Gender Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis sekaligus sebagai ketua panitia acara, Hj. Kurnia Dina Lestari dalam sambutannya mengungkapkan bahwa, kegiatan seminar kali ini terselenggara berdasarkan surat keputusan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis dengan No : 06/Kpts/I/2022 tentang penetapan tim penyelenggara penyediaan data gender dan anak Kabupaten Bengkalis 2022.

Selain itu, kata Dina, maksud dan tujuan dari kegiatan seminar ini adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan dalam penyediaan data gender dan anak 2022, serta dapat menyatukan pemahaman setiap OPD dalam upaya mendorong pembangunan berwawasan gender.

Dina juga menambahkan bahwa, tujuan lain dari kegiatan ini dapat tersedianya data terpilah valid dan akuntabel serta dapat digunakan dalam proses perencanaan pembangunan Kabupaten Bengkalis. 
Namun yang menjadi sasaran dari kegiatan ini kata Dina, seluruh perangkat Daerah dilingkup Pemerintahan Kabupaten Bengkalis.

Hal senada, juga disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis Raja Erlangga, dikatakannya, berdasarkan maksud dan tujuan tadi, bahwa pekerjaan pendataan ini sebenarnya merupakan pekerjaan berat, dan tidaklah mudah karena setiap tahun memang harus ada perbaikan data, baik itu data gender dan anak maupun data perempuan. 

"Dan ini menjadi tanggung jawab Dinas Pemberdayaan Perempuan dari dulu sampai sekarang. Disamping itu juga, kalau kita lihat selama ini, peran kaum perempuan sangatlah berat, dimulai dari pekerjaan rumah tangga, sampai pada kegiatan usaha perkebunan. Melalui seminar ini kita berharap kedepannya kaum perempuan dan anak mendapat perhatian dan perlindungan dari Pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten Bengkalis," Jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bengkalis diwakili Kepala Dinas Pendidikan Hj.Kholijah dalam sambutannya menyampaikan bahwa,  kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan serta menyatukan pemahaman kita dalam mendukung upaya pembangunan berwawasan gender.

"Kegiatan ini juga menghasilkan data terpilah yang dapat digunakan dalam mendukung perencanaan program pembangunan Kabupaten Bengkalis," Tutur Kholijah.

Ketersediaan data gender dan anak pada suatu daerah sangatlah dibutuhkan, guna mendukung sektor pembangunan strategis terkait program pembangunan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang meliputi, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan ketenagakerjaan.

Sebagai penutup dalam sambutan, Kholijah berharap dalam pemuktahiran data dan program gender Kabupaten Bengkalis.

"Kami meminta kepada seluruh perangkat Daerah dan Camat, Instansi vertikal dapat kiranya memberikan dukungan penuh serta membangun sinergi dengan memberikan data - data yang diperlukan tim pembuatan data gender dan anak dari STAIN Bengkalis," Tutupnya. (*8/ADV)







Berita Lainnya :
 
  • Ratusan Anak Riau Lulus Masuk Bintara Polri, 11 Calon Taruna Akpol Masih Harus Berkompetisi di Semarang
  • Kejuaraan Menembak Jaksa Agung Berjalan Sukses, Ini Juaranya
  • Bikin Ibu-ibu Berteriak, Harga Cabai di Pekanbaru Riau Masih Bertahan di Harga Rp140 Ribu Per Kilo
  • Dituding Lari dari Tanggungjawab, Plt Bupati Kuansing: Guru PPPK Jangan Dipolitisasi
  • Lowongan CPNS 2022 Segera Dibuka, Mahfud: Diprioritaskan untuk Guru
  • Oknum Pejabat Diduga Babat Hutan Lindung, Gubri Minta Diusut Tuntas
  • Hadiri GSSB di Masjid Raya Arrahman, Wagubri : Pemimpin Akan Bertanggungjawab Atas Kepemimpinannya
  • Ikuti PeSONas Tahun 2022, Kadispora Riau Resmi Lepas 157 Kontingen SOIna
  • DPRD Riau Kawal Peralihan Guru Honorer ke PPPK
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2021 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index