'Wanita Emas' Jadi Tersangka, Kok Kader Demokrat & PDIP Bersitegang, Ada Apa?

Hasnaeni/Foto: Instagram

LIPO - Perseteruan antara kader PDIP dan Demokrat makin panas. Belum selesai soal komentar AHY soal "Tinggal Gunting Pita" yang disanggah habis-habisan oleh kader PDIP, kini keduanya ribut soal 'Wanita Emas'. 

Gaduh-gaduh antara Demokrat maupun PDIP dalam soal ini bukan untuk memperebutkan Si 'Wanita Emas', tapi saling membantah. 

Untuk diketahui si 'wanita emas' ini adalah Hasnaeni. Dia sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejagung dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan atau penyelewengan penggunaan dana PT Waskita Beton Precast pada 2016-2020.

Awalnya banyak yang mengaitkan Hasnaeni adalah kader demokrat, terutama oleh netizen dan menjadi viral di jagad maya. 

Tak mau jadi bulan-bulanan, Demokrat pun membantah kabar tersebut. Kabakomstra Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menepis Hasnaeni bukanlah kader Demokrat, tapi Ia balik menyebut Hasnaeni adalah kader PDIP  sejak 2018,  dan menjadi pendukung Ahok di 2017.

"Hasnaeni itu di Pilkada Jakarta 2017 menjadi teman Ahok, pendukung Ahok garis keras. Padahal Demokrat jelas-jelas mengusung AHY dan Silvi. Lalu, Juli 2018 Hasnaeni pindah ke PDIP," kata Herzaky saat dimintai tanggapan oleh detik.com, soal informasi viral yang beredar, Jumat (23/09/22).

Namun, Herzaky, juga tidak menampik Hasnaeni pernah maju sebagai caleg dari Demokrat pada 2014. Tapi Ia menegaskan Hasnaeni saat ini kader PDIP dan pendukung Ahok.

"Mengapa kemudian dikait-kaitkan dengan dia pernah jadi caleg Demokrat tingkat Prov DKI Jakarta di tahun 2014? Bukannya terakhir dia kader PDIP dan pendukung garis keras Ahok?" ucapnya.

Herzaki pun minta masyarakat atau netizen untuk tidak membesar-besarkan dan ikut-ikutan elite politik tertentu yang suka menebar hoax. 

"Saran kami, netizen sebaiknya jangan ikut-ikutan elite parpol tertentu yang suka sebar hoaks. Ruang publik sebaiknya digunakan untuk mengedukasi publik, dengan informasi yang kredibel, agar bermanfaat untuk semua," ujar dia.

Sementara, Politikus PDIP, Junimart Girsang mengatakan, Hasnaeni tidak pernah terdaftar sebagai kader PDIP.

"Sesuai data base partai kami, yang bersangkutan tidak pernah terdaftar sebagai kader dari PDI-Perjuangan," kata Junimart, dikutip dilaman fajar.co.id, pada Sabtu 24 September 2022.

Junimart menilai, pernyataan yang menyebut Hasnaeni sebagai kader PDIP adalah hoaks. Dia meminta Demokrat agar untuk tidak menyebar fitnah.

"Statement diatas adalah hoaks. Sebaiknya belajar membenahi partai untuk lebih baik tanpa menyebar fitnah!" tegas Junimart.

Junimart justru menyebut bahwa Hasnaeni adalah kader Partai Demokrat.

"Ya sesungguhnya yang bersangkutan adalah kader Partai Demokrat," Pungkasnya. (*1) 

TERKAIT