Kapolda Riau Jenguk Korban Pengeroyokan, Pastikan Kasus Diusut Tuntas Tanpa Pandang Bulu

Kapolda Riau Jenguk Korban Pengeroyokan, Pastikan Kasus Diusut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menjenguk Supriadi, Sekretaris PKC PMII Riau/lipo

PEKANBARU, LIPO — Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menjenguk Supriadi, Sekretaris PKC PMII Riau yang menjadi korban dugaan pengeroyokan, di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Senin (6/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan moril dari pimpinan Polda Riau kepada korban dan keluarga yang tengah menghadapi situasi sulit. Dalam kesempatan itu, Kapolda juga berbincang langsung dengan Supriadi untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Irjen Herry menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa yang menimpa korban. Ia menegaskan, setiap tindakan kekerasan harus diproses secara hukum dan tidak boleh dibiarkan.

“Kami turut prihatin atas kejadian yang dialami saudara Supriadi. Kehadiran kami hari ini untuk memastikan kondisi beliau sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga. Yang terpenting, kami berkomitmen mengusut tuntas perkara ini secara profesional, objektif, dan transparan,” tegas Kapolda.

Ia memastikan, penyidik saat ini terus bekerja mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi, serta menjalankan seluruh tahapan penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap peristiwa secara menyeluruh.

“Siapa pun yang terbukti terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada perlakuan khusus dan tidak ada yang kebal hukum. Kami meminta masyarakat memberikan kepercayaan kepada penyidik untuk bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti,” lanjutnya.

Kapolda juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami memahami besarnya perhatian publik terhadap kasus ini. Karena itu, kami memastikan proses hukum berjalan serius dan profesional. Mari bersama menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Riau AKBP dr. Parluhutan Sitindaon menjelaskan bahwa korban telah mendapatkan penanganan medis sejak pertama kali dirawat.

“Secara umum kondisi pasien saat ini stabil dan dalam keadaan sadar. Tim medis masih terus melakukan observasi dan memberikan perawatan intensif agar proses pemulihan berjalan optimal,” jelasnya.(***)

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Pengeroyokan

Index

Berita Lainnya

Index