PEKANBARU, LIPO – PT Bank CIMB Niaga Tbk terus memperkuat solusi perbankan terintegrasi bagi nasabah di Provinsi Riau, seiring tren pertumbuhan ekonomi daerah yang positif. Melalui kombinasi layanan digital dan jaringan fisik, perseroan berupaya menghadirkan kemudahan akses finansial bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga, Lani Darmawan, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjadi one-stop financial partner bagi seluruh nasabah. Hal ini diwujudkan melalui penguatan layanan berbasis digital yang terhubung dengan jaringan kantor cabang.
“Selama lebih dari tujuh dekade, kami tumbuh bersama masyarakat Indonesia. Di Riau, kami melihat potensi besar serta optimisme yang kuat, baik dari masyarakat maupun pelaku usaha untuk terus berkembang,” ujar Lani dalam kegiatan Media Gathering CIMB Niaga di Pekanbaru, Jumat (14/8/2026).
Riau menjadi salah satu motor penggerak ekonomi di Pulau Sumatera dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 4,75 persen secara tahunan pada kuartal II 2026. Kondisi ini mendorong meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang mudah, cepat, dan terintegrasi.
Menjawab kebutuhan tersebut, CIMB Niaga menghadirkan berbagai solusi digital melalui platform OCTO, yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi secara praktis dan fleksibel. Untuk segmen bisnis, tersedia layanan OCTOBIZ, sementara pelaku usaha ritel dapat memanfaatkan OCTO Merchant sebagai solusi pembayaran digital.
“Kami terus berinovasi mengikuti perubahan perilaku nasabah yang semakin mengarah ke layanan digital. Dengan dukungan jaringan fisik yang kuat, kami ingin memberikan pengalaman perbankan yang lebih sederhana, cepat, dan nyaman,” jelas Lani.
Selain digitalisasi, CIMB Niaga tetap menjaga kedekatan dengan nasabah melalui jaringan fisik. Hingga saat ini, perseroan memiliki delapan kantor cabang dan 33 fasilitas ATM/CRM yang tersebar di lokasi strategis di Riau, termasuk Pekanbaru.
Nasabah juga dapat melakukan transaksi melalui jaringan ATM berlogo Mastercard, Cirrus, ATM Bersama, dan ATM Prima yang tersedia di berbagai kota di wilayah tersebut.
Tak hanya fokus pada layanan perbankan, CIMB Niaga juga memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan melalui berbagai program sosial dan lingkungan.
Di bidang pendidikan dan literasi keuangan, hingga Juni 2026, CIMB Niaga telah menjangkau lebih dari 100.000 siswa dari lebih dari 1.000 sekolah di seluruh Indonesia. Khusus di Pekanbaru, program ini telah menyasar 297 pelajar dari dua sekolah dalam dua tahun terakhir, termasuk melalui pembukaan rekening untuk mendorong budaya menabung sejak dini.
Selain itu, CIMB Niaga juga menyalurkan Beasiswa CIMB Niaga dan CIMB ASEAN Scholarship bagi mahasiswa berprestasi, termasuk di Riau, guna memperluas akses pendidikan tinggi.
Di sektor kesehatan, perseroan bekerja sama dengan UNICEF dalam program pencegahan dan deteksi dini stunting di Nusa Tenggara Timur yang telah menjangkau lebih dari 3.000 penerima manfaat.
Melalui program Community Link #JadiBerkelanjutan, CIMB Niaga memberikan pelatihan kewirausahaan kepada hampir 1.000 pelaku UMKM serta menyalurkan pinjaman tanpa bunga kepada 150 UMKM. Program ini juga mendorong pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas melalui pembentukan komunitas usaha berkelanjutan.
Di bidang lingkungan, CIMB Niaga menjalankan program konservasi bambu sejak 2012 dengan total penanaman lebih dari 115.000 pohon bambu di berbagai wilayah Indonesia. Program ini diperkirakan memiliki potensi serapan karbon kumulatif lebih dari 15.000 ton setara CO?.
Dengan integrasi layanan digital dan fisik, CIMB Niaga optimistis dapat meningkatkan pengalaman nasabah sekaligus memperkuat peran dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan inklusi keuangan.
“Kami ingin terus tumbuh bersama masyarakat serta mendukung pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tutup Lani.(***)