Rabu, 03 Juni 2020
Follow:
 
Duel Mike Tyson VS Evander Holyfield Makin Curi Perhatian Pecinta Tinju

ELFI | Sport
Jumat, 22/05/2020 | 01:31:48 WIB
LAS VEGAS, LIPO -- Petinju Kelas Berat Mike Tyson dan Evander Holyfield semakin mencuri perhatian pecinta olahraga. Keduanya disebut-sebut akan terlibat duel setelah sekia lama menggantungkan sarung tinju.

Namun, apakah keduanya akan kembali terlibat adu jotos diatas ring, moment tersebut semakin membuat jagad penasaran.

Mengutip dari laman republika.co.id, sebagaimana dilansir Talksport, Kamis (21/05), menurut pengakuan Holyfield, bahwa utusan dari Mike Tyson telah menghubungi pihaknya tentang  pertarungan tersebut.

"Orang utusan (Tyson) sudah bertemu dengan pihak saya dan kami belum mengambil keputusan apa-apa, tapi kemungkinan ini akan terjadi. Jika benar, maka bukan sebuah masalah," ungkapnya. 

Dua ikon tinju kelas berat, Mike Tyson dan Evander Holyfield semakin mencuri perhatian karena sama-sama mengunggah video latihan mereka sambil berkata "Saya kembali". Unggahan video keduanya memunculkan spekulasi bahwa akan ada pertandingan eksibisi.

"Ia sedang melakukan sesuatu, saya juga sedang melakukan sesuatu," kata Holyfield seperti dilansir Talksport, Kamis (21/5).  

"Ketika saya memberi tahu orang-orang, mereka melihat saya bekerja dan memprediksi kami akan bertemu kembali. Faktanya adalah, apapun itu, saya tidak ragu jika kami benar-benar melakukan ini (pertarungan)," ucapnya lagi. 

Sebagaimana diketahui, Holyfield meraih medali perunggu di Olimpiade 1984, ia memulai kariernya sebagai petinju profesional dan berhasil menjadi juara dunia pada 1986. Ia pun naik ke kelas berat mulai 1988.  Holyfield terus bertarung hingga 2011 pada usia 48 tahun.

Namun, ia gagal mencapai targetnya untuk menyabet sabuk juara dunia kelas berat sebanyak lima kali. Ia pensiun dengan catatan 44 kemenangan, 10 seri dan 2 kalah. Sedangkan Tyson, mulai menjadi perhatian ketika menjadi juara kelas berat termuda di dunia. Di tahun 1986 ketika berusia 20 tahun, ia meng-KO Trevor Berbick dan pada 1988, Tyson menyabet tiga gelar sekaligus.

Sederet prestasi yang diraih Tyson tidak dilalui dengan mulus. Kariernya disertai kontroversi yang membawa dirinya ke balik jeruji besi. Ia dinyatakan bersalah dalam sebuah kasus perkosaan sehingga harus dipenjara selama tiga tahun.  Setelah keluar dari penjara, ia disebut memilih menjadi muslim dengan nama Malik Abdul Aziz.

Sempat beberapa kali kembali naik ring, namun kasus perkelahian di luar arena lagi-lagi menyeret namanya ke meja hijau. Tyson pun mengaku, sempat terpengaruh marijuana ketika bertanding di tahun 2000. Alhasil, kariernya pun lambat laun terus menurun.

Tanggal 11 Juni 2005, Tyson benar-benar mengakhiri perjalanan profesionalnya ketika memutuskan untuk mengundurkan diri pada ronde ketujuh saat menghadapi McBride. Setelah pertandingan ini, Tyson mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia tinju. (*1)



Sumber: republika.co.id



Berita Lainnya :
 
  • Bupati Mursini Sampaikan LKPj Ke DPRD Kuantan Singingi
  • Imbas Pandemi Covid-19, Pacu Jalur Tradisional 2020 di Teluk Kuantan Batal Dilaksanakan
  • ABG Ditemukan Pingsan di Taman BSL Bengkalis, Diduga Mau Bunuh Diri
  • Lembaga Survei: Elektabilitas PDIP Menurun Drastis Akibat Pandemi Corona
  • BLT Covid-19 Diperpanjang 3 Bulan Lagi
  • Disdik Riau Mulai Susun Protokol Kesehatan Tahun Ajaran Baru
  • Pacu Jalur Tradisional 2020 Di Tepian Narosa Teluk Kuantan Sah Tidak Dilaksanakan
  • PWI Pusat Dorong Dewan Pers Pidanakan Pembuat Sertifikat UKW Palsu
  • Di Provinsi Riau Saat ini Terdapat 2 Zona Merah, 2 Zona Hijau, Sisanya Zona Kuning
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index