OMC Malam Hari Efektif, Lanud Roesmin Nurjadin Hujani Riau untuk Tekan Karhutla

OMC Malam Hari Efektif, Lanud Roesmin Nurjadin Hujani Riau untuk Tekan Karhutla
Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin terus mengintensifkan upaya penanggulangan kebakaran hutan/ist

PEKANBARU, LIPO— Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin terus mengintensifkan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris mengatakan, selain operasi siang hari, langkah strategis juga dilakukan melalui penerbangan malam dalam rangka mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna menekan potensi kabut asap.

"Pada Selasa (25/8/2026), Lanud Roesmin Nurjadin kembali mengoperasikan pesawat Cessna Caravan 208/PK-SNM untuk menjalankan misi OMC," kata Abdul Haris, Kamis (27/8/2026).

Lanjutnya, dari tiga sortie penerbangan yang dilakukan, satu di antaranya dilaksanakan pada malam hari dengan menyasar wilayah-wilayah yang menjadi prioritas penanganan karhutla.

"Adapun penyemaian awan difokuskan di sejumlah daerah rawan, meliputi Kabupaten Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan, dan Bengkalis. Dalam operasi malam tersebut, pesawat membawa sekitar 1 ton Natrium Klorida (NaCl) yang disebar pada ketinggian 7.000 hingga 14.000 kaki," ungkapnya.

Upaya ini menunjukkan hasil positif. Sejumlah wilayah di Riau dilaporkan diguyur hujan, yang diharapkan mampu membantu membasahi lahan gambut serta menekan potensi munculnya titik api baru maupun meluasnya kebakaran.

"Pelaksanaan OMC pada malam hari menjadi salah satu terobosan penting dalam strategi penanganan karhutla. Dengan memaksimalkan operasi udara, Lanud Roesmin Nurjadin bersama instansi terkait terus berupaya mempercepat pengendalian kebakaran sekaligus mengurangi dampak kabut asap bagi masyarakat," jelasnya.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI AU terhadap upaya pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan, melindungi kesehatan masyarakat, serta mewujudkan Riau yang bebas dari bencana asap.(***)

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Karhutla

Index

Berita Lainnya

Index