PEKANBARU, LIPO - Keputusan Pemko Pekanbaru memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mendapat dukungan DPRD. Perpanjangan PJJ untuk PAUD hingga SMP sederajat selama dua hari dinilai langkah tepat di tengah kabut asap.
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri menegaskan kesehatan anak harus diutamakan.
"Kesehatan dan keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas. Kalau kondisi udara masih tidak sehat, jangan sampai anak-anak dipaksakan belajar tatap muka," kata Azwendi, Senin (21/9/2026).
Politisi Demokrat itu berharap kualitas udara segera pulih sehingga sekolah bisa kembali normal.
"Kita tentu berharap kondisi ini tidak berlangsung lama. Mudah-mudahan udara segera membaik dan anak-anak bisa kembali belajar di sekolah seperti biasa," ujarnya.
Ia juga mengingatkan orang tua tetap mengawasi proses belajar selama di rumah agar PJJ berjalan efektif.
Diketahui, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memperpanjang PJJ pada 21-22 September 2026 setelah data kualitas udara memburuk pada Ahad (20/9) malam.
"Data dari BMKG pukul 19.00 WIB, kualitas udara berada di angka 253. Kemudian dari Dinas Lingkungan Hidup, ISPU sudah di atas 500," kata Agung.*****