63 Orang Dinyatakan Positif, MP Club Pekanbaru Akhirnya Disegel

63 Orang Dinyatakan Positif, MP Club Pekanbaru Akhirnya Disegel
THM MP Club Disegel Polri/F: int

PEKANBARU, LIPO - Tempat Hiburan Malam MP Club Pekanbaru digerebek Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau bersama Bareskrim Polri. Hasilnya mencengangkan, 63 dari 68 orang yang diamankan positif narkoba.

Penggerebekan dilakukan Minggu, 11 Oktober 2026 dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Lokasi pub dan salah satu room di MP Club langsung dipasangi garis polisi pada Senin 12 Oktober 2026 untuk penyelidikan lebih lanjut.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol I Putu Yudha Prawira, mengungkap operasi ini bukan dadakan. Polisi sudah mengintai tempat itu selama hampir sebulan.

"Sudah kurang lebih satu bulan kami melakukan pengintaian, mempelajari, dan menyelidiki tempat hiburan malam yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di Kota Pekanbaru," tegas Putu, Senin (12/10/26).

Fakta lain yang terungkap, hampir semua yang ada di dalam klub saat itu terkontaminasi narkoba. Dari 68 orang yang diamankan terdiri dari pengunjung, waitress, petugas keamanan, hingga asisten manajer.

Hasil tes urine menunjukkan 42 dari 47 laki-laki positif. Sementara yang paling mengejutkan, seluruh 21 perempuan yang diamankan, 100 persen positif mengandung amfetamin dan metamfetamin.

Di lokasi, polisi menyita barang bukti 7,5 butir ekstasi, ganja seberat 1,6 gram, dan uang tunai Rp14,3 juta.

Uang jutaan itu diduga kuat sebagai uang hasil transaksi narkoba. Polisi menyitanya dari seorang pengunjung yang diduga menjadi pengedar di dalam klub.

"Uang Rp14,3 juta itu disita dari salah satu pengunjung yang kami duga mengedarkan barang di situ. Ini masih kami kembangkan," ujar Putu.

Saat ini penyidik tidak hanya berhenti di penggerebekan. Polisi akan membongkar jaringan pemasok dengan memeriksa handphone dan aliran rekening semua pihak yang diamankan.

Dari 68 orang, sebanyak 60 orang sudah diserahkan ke BNNP Riau untuk menjalani asesmen Tim Asesmen Terpadu.

Sementara 8 orang lainnya masih ditahan di Polda Riau untuk pemeriksaan intensif. Peran mereka masih didalami, apakah sebagai pengedar, turut membantu mengedarkan, atau hanya pemakai.

"Dari delapan orang ini, kami masih mendalami keterlibatan masing-masing," pungkasnya.****

 

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Hiburan Malam

Index

Berita Lainnya

Index