PEKANBARU, LIPO - Gangguan penerbangan akibat kabut tebal kembali terjadi di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Selasa (13/10/2026) pagi.
Sebanyak 12 penerbangan mengalami delay hingga pukul 10.30 WIB, terdiri dari 6 keberangkatan dan 6 kedatangan.
EGM Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, menyebut kondisi terparah terjadi pukul 06.48 WIB ketika jarak pandang anjlok ke 100 meter akibat fog.
"Jarak pandang hingga pukul 06.48 WIB berada pada angka 100 meter dikarenakan kabut (fog)," ujar Achmad.
Dua penerbangan Pekanbaru-Jakarta, yakni IP329 dan QG937, menjadi yang paling awal tertunda. Hingga pukul 07.03 WIB, belum ada penerbangan yang bisa mendarat.
Beruntung, kondisi berangsur membaik. Pukul 10.30 WIB visibility naik ke 3.000 meter dan operasional kembali normal. Tercatat 2 keberangkatan dan 2 kedatangan sudah terlayani siang ini.
Ini bukan gangguan pertama sepekan terakhir. Rabu (7/10/2026) lalu, 2 pesawat Jakarta-Pekanbaru gagal mendarat. Lion Air JT292 harus Return to Base ke Soekarno-Hatta pukul 06.44 WIB saat visibility 600 meter, dan Citilink QG936 divert ke Hang Nadim Batam pukul 08.04 WIB.
Kamis (8/10/2026), 3 pesawat yakni Citilink QG936, Lion Air JT292, dan Malaysia Airlines MH841 sempat holding dan mendarat berurutan saat visibility 1.000 meter.
Minggu (11/10/2026), Lion Air JT239 rute Batam-Pekanbaru juga dialihkan ke Minangkabau Padang pukul 08.55 WIB dan baru mendarat di Pekanbaru pukul 11.05 WIB setelah visibility pulih ke 3.000 meter.
Pihak bandara bersama BMKG terus memantau cuaca secara berkala. Penumpang diimbau cek update jadwal ke maskapai masing-masing karena kondisi atmosfer Pekanbaru masih labil akibat kabut asap karhutla.*****