Selasa, 02 Juni 2020
Follow:
 
Gubri Syamsuar: Bupati dan Walikota Inventaris Lahan yang Terbakar

alfi | Daerah
Minggu, 22/09/2019 | 12:17:51 WIB
PEKANBARU - Gubernur Riau, Drs H Syamsuar, MSi, menegaskan kepada bupati dan walikota se-Provinsi Riau, agar kepala desa (kades), lurah dan camat, menginventarisasi lahan yang terbakar tahun ini. Karena, Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko akan menangkap siapa saja yang menanam di lahan yang terbakar tahun ini.

"Saat rapat dengan Presiden RI Joko Widodo kemarin, bersama bupati dan walikota telah disepakati. Semua tanah (lahan, red) yang terbakar tahun ini diinventarisasi oleh kades, lurah, dan camat," kata Syamsuar kepada wartawan, Ahad (22/9/2019).

Setelah diinventarisasi kades, lurah, dan camat, ditegaskan Syamsuar, untuk koordinasi dan menyerahkan berkas tersebut ke kapolsek atau kapolres untuk ditindaklanjuti.

"Jangan pula sempat keluar SKT (Surat Keterangan Tanah), di lahan yang terbakar. Sempat ada yang mengeluarkan kita tindak tegas. Hal ini kami serius, jangan lalai," ungkap Syamsuar.

Hal ini ditegaskan Syamsuar, harus menjadi perhatian bersama. Bukti keseriusan Pemerintah Provinsi Riau, kata Syamsuar, telah terbentuk Tim Terpadu Penertiban Penggunaan Kawasan/Lahan Secara Ilegal di Provinsi Riau, berdasarkan keputusan Gubernur Riau Nomor: Kpts.911/VIII/2019, 2 Agustus 2019.

"Tentunya dalam hal ini kades, lurah dan camat, tahu siapa pemilik lahan yang terbakar tersebut. Karena data surat kepemilikan tanah awalnya diurus tingkat desa dan kelurahan atau kecamatan," ujar Syamsuar.

Dengan inventaris lahan ini, Syamsuar berharap persoalan karhutla tidak terulang lagi tahun depan di Bumi Lancang Kuning ini. Karena tugas pemerintah daerah itu mensejahterakan masyarakat, melalui pemberdayaan masyarakat.

"Pemberdayaan masyarakat bukan melulu tanaman sawit, banyak tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi yang dapat mensejahterakan masyarakat. Contohnya, belum lama ini di Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, saya menghadiri penanaman perdana tanaman kopi di lahan TORA (Tanah Objek Reforma Agraria," jelas Syamsuar.(lipo*3/rmc)





Berita Lainnya :
 
  • Hasilkan 7 Ton Perhektar, STII Inhil Panen Raya Tanaman Padi dengan Teknologi Migo dan Trisakti
  • Bupati Inhil Resmikan Tim Terpadu Penegakan Disiplin Masyarakat Produktif Aman Covid-19
  • Kasus PDP Baru Masih Muncul di Kabupaten Kota, Penambahan Tercatat 18 Orang
  • Hari Lahir Pancasila Jadikan Momentum Bangkitkan Semangat Persatuan Lawan Covid-19
  • Hasil Tes Swab, 222 Pedagang Pasar Raya Padang Positif Covid-19
  • Disdik Pekanbaru akan Gelar PPDB 1-7 Juli 2020
  • 59 Orang PDP yang Meninggal Dunia di Pekanbaru Hasil Swabnya Negatif
  • Positif Corona Tembus 151.466, Presiden Iran: Kondisi Saat Ini Cukup Stabil
  • Alhamdulillah, Warga Mempura Siak Terkonfirmasi Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index