PEKANBARU, LIPO - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni turun langsung ke Provinsi Riau, Jumat (28/8/2026).
Kedatangannya membawa pesan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) berjalan sesuai arahan pemerintah pusat.
Raja Juli menyebut kunjungannya merupakan bagian dari koordinasi dengan Presiden sekaligus mengecek pelaksanaan instruksi di lapangan bersama pemerintah daerah, TNI, Polri dan instansi terkait.
"Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Presiden. Saya ingin datang ke Riau untuk mengecek apakah instruksi arahan beliau sudah dijalankan," kata Raja Juli.
Ia menyebut Riau masih menjadi perhatian dalam penanganan karhutla nasional. Namun kondisinya dinilai relatif lebih terkendali dibanding Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan dan Jambi.
Saat meninjau lokasi karhutla bersama Kapolda Riau, Raja Juli memastikan api di kawasan tersebut sudah padam. Meski begitu, asap masih keluar dari sejumlah titik karena kebakaran terjadi di lahan gambut.
"Alhamdulillah, tadi api ini sudah padam. Tapi karena ini nature-nya adalah gambut, masih ada asap yang keluar di beberapa titik," jelasnya.
Api di lahan gambut rawan bertahan di bawah permukaan. Karena itu proses pendinginan dan pemantauan terus dilakukan agar tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.
"Manggala Agni bersama personel gabungan masih dikerahkan untuk pendinginan dan memastikan asap berangsur hilang," ujarnya.
Pemerintah memperkuat penanganan melalui operasi udara dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). OMC dijadwalkan kembali pada 29, 30, 31 Agustus hingga 1 September 2026.
"Sekecil apa pun potensi awan hujan, awan semai, akan kami lakukan operasi modifikasi cuaca," tegasnya.
Raja Juli menyebut ada potensi hujan besar di Riau pada 1 September.
"Secara nature, hujan adalah hal yang terbaik untuk pemadam api," katanya.
Untuk operasi udara, saat ini 5 helikopter telah dikerahkan di Riau. Pemerintah juga menunggu tambahan 1 helikopter water bombing dari Kementerian Pertahanan. Lanud juga memastikan operasional bandara tetap berjalan untuk mendukung penerbangan OMC.
Raja Juli mengapresiasi sinergi Pemda, TNI, Polri, Manggala Agni dan pihak lain dalam penanganan karhutla di Riau.
"Saya bersyukur sekali, Riau insya Allah bisa menjadi teladan, menjadi contoh, di mana kolaborasi antar lembaga, antar instansi, berjalan dengan sangat baik sekali," ungkapnya.
Ia bahkan menyamakan kekompakan jajaran di lapangan dengan karakter kartun Ipin dan Upin.
"Seperti Ipin dan Upin. Ke mana-mana berdua, Ipin dan Upin beraksi. Ini sudah baik sekali," ujarnya.
Raja Juli menegaskan kedatangannya membawa mandat untuk mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan instruksi Presiden.
"Pesannya, saya diminta untuk mengawasi, mengevaluasi apakah perintah tersebut sudah berjalan," katanya.
Di kawasan Suaka Margasatwa dekat lokasi karhutla, api juga disebut telah dikendalikan. Sekat kanal yang dibangun membantu membatasi penyebaran api. Namun pendinginan dan pemantauan tetap intensif karena karakteristik gambut.******