PEKANBARU, LIPO - Warga Pekanbaru wajib pakai masker hari ini. Kualitas udara di Ibu Kota Riau kembali masuk kategori tidak sehat pada Rabu (30/9/2026) pagi.
Berdasarkan data BMKG pukul 08.00 WIB, konsentrasi polutan PM2.5 di Pekanbaru tembus 91,3 mikrogram per meter kubik. Angka itu sudah masuk level tidak sehat dan berbahaya jika dihirup terus-menerus.
Kabut asap ini bukan cuma di Pekanbaru. Citra satelit Himawari-9 BMKG pukul 08.00 WIB menunjukkan asap tebal menyelimuti hampir seluruh Sumatera.
Asap terdeteksi di Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, Sumsel, Bengkulu hingga Bangka Belitung. Bahkan Kalimantan, Maluku dan Papua juga terpantau berasap.
Di Sumatera, pergerakan asap mengarah ke barat laut hingga utara, seiring arah angin yang bertiup dari timur ke tenggara.
Forecaster BMKG Pekanbaru, Gita Dewi S mengatakan, udara kabur akibat asap masih berpotensi terjadi seharian ini di Riau. Jarak pandang bisa turun drastis.
"Kekaburan udara akibat asap dapat menyebabkan penurunan jarak pandang," kata Gita.
Meski udara tidak sehat, aktivitas di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru masih normal. Hingga pukul 09.40 WIB, jarak pandang di bandara masih 4.000 meter dengan 7 penerbangan berangkat dan 4 tiba.
"Kondisi penerbangan berjalan lancar, aman dan normal," ujar EGM Bandara SSK II, Achmad.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang berpotensi turun di sejumlah wilayah Riau, termasuk Pekanbaru malam nanti. Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak.*****