Luapan Sungai Rokan Putus Akses Rohul-Bengkalis, Pemprov Riau Siapkan Anggaran Rp2,1 Miliar Perbaikan Darurat

Luapan Sungai Rokan Putus Akses Rohul-Bengkalis, Pemprov Riau Siapkan Anggaran Rp2,1 Miliar Perbaikan Darurat
Ruas Jalan Sontang-Duri

ROHUL, LIPO - Akses utama penghubung Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Bengkalis lumpuh total. Ruas jalan provinsi Sontang-Duri di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, terendam banjir bercampur lumpur tebal pada Minggu, 1 November 2026 sore.

Luapan Sungai Rokan membuat badan jalan di tiga titik tidak bisa dilalui. Kondisi jalan yang berubah seperti danau itu membuat kendaraan roda dua hingga minibus tidak berani melintas.

Banjir dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kecamatan Bonai Darussalam selama beberapa hari terakhir. Genangan air yang menyatu dengan material lumpur menciptakan kubangan besar yang sangat berbahaya.

Pantauan di lapangan, hanya kendaraan double gardan dan truk berbak tinggi yang masih memaksakan diri melintas. Sebagian besar pengendara memilih putar balik untuk menghindari kerusakan mesin.

"Untuk roda dua dan minibus sudah sulit melintas," ujar David, warga Desa Sontang di lokasi kejadian, Minggu (1/11).

Ia mengimbau pengendara tidak nekat menerobos. Pasalnya, sudah ada sejumlah motor yang mogok di tengah genangan.

"Ada sepeda motor yang tadi menerobos banjir, tiba-tiba terjebak dan mati mesin. Kita sarankan pengendara tidak memaksakan untuk melintas. Lebih baik mencari jalur alternatif lain agar kendaraan tidak rusak," tegasnya.

Tak hanya memutus akses jalan, banjir juga mulai merambah permukiman warga.

Muklisin, warga lainnya, menyebut air sudah masuk ke pekarangan rumah di Dusun I Harapan, Desa Sontang.

"Kondisi banjir tidak hanya merendam sejumlah titik jalan provinsi Sontang-Duri. Siang ini, sejumlah pekarangan rumah warga Dusun I Harapan mulai terendam air," tutur Muklisin.

Menanggapi lumpuhnya infrastruktur tersebut, Pemerintah Provinsi Riau bergerak cepat.

Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan perbaikan akan difokuskan pada jalur penghubung Desa Sontang menuju Desa Kasang Padang. Hal itu sesuai arahan Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.

"Perbaikan difokuskan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan cukup parah, terutama di jalur yang menghubungkan Desa Sontang dengan Desa Kasang Padang," kata Zulfahmi.

Ia menjelaskan, desain perbaikan sudah rampung. Penanganan dilakukan dengan penimbunan tanah setinggi satu meter di tiga titik kerusakan sepanjang satu kilometer, serta pemasangan box culvert untuk memperlancar pembuangan air.

"Desain perbaikan sudah dibuat, tinggal perbaikan saja, kondisinya cukup berat dan harus ditimbun dulu hingga 1 meter jadi materialnya sangat banyak. Untuk perbaikan yang akan dilakukan sepanjang 1 kilometer," ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kabid Bina Marga PUPR-PKPP Riau, Khairul Rizal, memastikan anggaran penanganan darurat sudah disiapkan melalui APBD Perubahan Riau 2026 sebesar Rp2,1 miliar. Lelang pekerjaan penimbunan jalan saat ini tengah berjalan.

"Kita targetkan awal November ini sudah mulai pengerjaan. Anggarannya sebesar Rp2,1 miliar," terang Khairul.

Untuk solusi jangka panjang, Pemprov Riau mengusulkan peningkatan jalan dengan konstruksi beton rigid atau rigid pavement di APBD Murni 2027.

"Tahun depan kita rencana beton rigid. Semoga disetujui di APBD 2027," pungkasnya.*****

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Banjir

Index

Berita Lainnya

Index